Salah satu upaya peningkatan pendapatan asli daerah adalah gencarnya dilakukan penegakan hukum di bidang lalu lintas lewat sistem ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement Nasional di Kota Medan

ETLE Statis dan Mobile Siap Beroperasi di Kota Medan

Medan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) siap berkolaborasi dan bekerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol Indra Darmawan Iriyanto mengatakan, salah satu upaya peningkatan pendapatan asli daerah adalah gencarnya dilakukan penegakan hukum di bidang lalu lintas lewat sistem ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement Nasional di Kota Medan.

“Hal ini diharapkan juga meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor dan kesadaran tertib berlalu lintas,” kata Indra, Senin (27/6/2022).

Diterangkan Indra, Ditlantas Polda Sumut siap memberlakukan dan mengoperasionalkan ETLE Statis dan ETLE Mobile di Kota Medan, serta menyambut baik dan mengapresiasi inisiasi Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang siap bekerja sama dan berkolaborasi.

“Semua ini untuk mengoptimalkan potensi penerimaan pendapatan daerah dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Wujudkan Tertib Pajak dan Lalu Lintas

Untuk mewujudkan tertib pajak dan tertib berlalu lintas di Kota Medan, Bobby Nasution siap mendukung dan membantu terlaksananya penerapan tilang elektronik atau ETLE Nasional di wilayahnya.

Tahap awal partisipasi yang diberikan adalah membantu 10 kamera ETLE untuk dioperasikan di titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kejahatan. Sistem ETLE juga akan digunakan dan dimanfaatkan untuk menertibkan parkir liar dengan mengelaborasi dan memadukan ETLE dengan E-Parking.

Dirlantas Polda Sumut, Indra Darmawan Iriyanto menilai, ide Wali Kota Medan perlu didukung penuh, karena penertiban parkir liar akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah dan terjaganya keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran berlalu lintas atau Kamseltibcarlantas.

Indra juga mengungkapkan, dampak parkir liar yang dilakukan di badan jalan menimbulkan terjadinya penyempitan ruang jalan lalu lintas, berdampak pada pengurangan kecepatan laju kendaraan dan mengakibatkan kemacetan, sehingga merugikan banyak pengguna jalan.

“Selain itu, parkir liar atau parkir sembarangan akan berakibat membahayakan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan,” ucapnya.

Dampak Positif Penertiban

Diterangkan Indra, dampak positif penertiban parkir liar akan meningkatkan pendapatan asli daerah. Ini salah satu unsur penting, karena pendapatan asli daerah merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah untuk menjalankan sistem ekonomi pemerintahan secara terdesentralisasi.

“Apalagi saat ini, pendapatan asli daerah di berbagai wilayah di Indonesia menurun akibat pandemi Covid-19. Salah satu upaya untuk meningkatkannya tergantung sejauh mana kreatifitas daerah memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya. Kami siap bantu kolaborasi dengan sistem ETLE,” sebutnya.

Dikatakan Indra lagi, demi menunjang diterapkannya ETLE Mobile di Medan telah dilakukan pelatihan bagi personel Ditlantas Polda Sumut. Pelatihan yang diprakarsai tim Subdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri ini diperlukan agar anggota lantas memahami dasar hukum penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE Mobile.

“Serta memahami tata cara penggunaan ETLE Mobile menggunakan handphone,” ujarnya.

Siap Laksanakan Sosialisasi

Dengan beroperasinya ETLE Mobile, Ditlantas Polda Sumut siap melaksanakan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, khususnya di wilayah operasional Kota Medan guna mendukung secara khusus kegiatan E-Parking dan ketertiban Kota Medan pada umumnya.

Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol I Made Agus Prasatya, berharap kaitan dengan penerapan ETLE, baik statis, portabel, maupun ETLE Mobile, jajaran Ditlantas Polda di seluruh Indonesia juga menjalin kerja sama pemerintah daerah, khususnya dalam hal pengadaan peralatan yang dibutuhkan.

“Ini penting, mengingat dengan adanya ETLE, pemerintah daerah mendapatkan dampak positif, berupa pengoptimalan potensi penerimaan daerah dari pajak kendaraan bermotor,” Made Agus menandaskan.

Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/4996414/etle-statis-dan-mobile-siap-beroperasi-di-kota-medan

You may also like...

Popular Posts