Kolase Facebook.com/Sastro Wiryo Dikromo Foto pemotor kena tilang elektronik di jalan persawahan karena tak pakai helm, ini penjelasan polisi.

Ini Kata Polisi Soal Pemotor Kena Tilang Elektronik di Jalan Persawahan Gegara Tak Pakai Helm

Ramai di media sosial, seorang pengendara motor alias pemotor kena tilang elektronik di jalan persawahan gara-gara enggak pakai helm, begini penjelasan polisi.

Beredar luas foto seorang pemotor Honda Supra tertangkap kamera dan dikenakan tilang elektronik di jalan persawahan.

Bukan tanpa alasan, pemotor tersebut dikenai tilang elektronik karena tidak memakai helm.

Foto dan rincian tilang elektronik tersebut menjadi ramai diperbincangkan di media sosial.

Salah satunya diposting akun Facebook Sastro Wiryo Dikromo di grup Info Cegatan Sukoharjo.

“Ngati ati lur sak iki sak enggon” ono kamera,” tulis akun tersebut.

Tertulis nama Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Kasat Lantas Polres) Sukoharjo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Heldan Pramoda Wardhana yang menandatangani surat tilang elektronik tersebut.

Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Heldan Pramoda Wardhana angkat bicara.

Penindakan dilakukan menggunakan tilang elektronik atau ETLE berbasis kamera handphone (HP), yang disebut ETLE mobile.

“(Penindakan) pakai ETLE mobile. HP ETLE mobile yang terkoneksi dengan ETLE nasional,” ujar Heldan mengutip Kompas.com.

Ia mengungkapkan, pihaknya senantiasa melaksanakan patroli untuk menekan fatalitas kecelakaan di wilayah Sukoharjo.

Diharapkan, tingkat fatalitas kecelakaan akan menurun dan berdampak baik kepada masyarakat.

Dalam surat tilang elektronik yang ramai di media sosial, pengendara motor tersebut dikenai Pasal 291 juncto Pasal 106 ayat (8) karena tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI).

“Perlu diketahui, bunyi Pasal 106 ayat 8 adalah setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia,” ujar Heldan.

Kemudian, lanjutnya, Pasal 291 ayat (2) merupakan aturan yang merujuk pada kedisiplinan setiap pengendara motor dalam menggunakan alat keselamatan saat berkendara.

“Jika ada pengendara yang melanggar aturan ini, tentu saja bisa kena tilang bahkan ditindak pidana sesuai pasal yang berlaku,” jelasnya.

Hal tersebut, imbuhnya sudah tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bagi pengendara yang tidak sesuai aturan alias melanggar bisa terkena denda hingga di penjara.

“Setiap pengemudi yang membiarkan penumpangnya yang tidak memakai helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.” tulis Pasal 291 ayat 2 UU No 22 Tahun 2009.

Bisa dijadikan pelajaran, pentingnya memakai helm saat naik motor di mana pun ya, bro.

Jangan perhatikan jauh dekatnya, pemakaian helm bisa menghindari resiko cedera kepala yang parah.

Sumber: https://www.motorplus-online.com/read/253339724/ini-kata-polisi-soal-pemotor-kena-tilang-elektronik-di-jalan-persawahan-gegara-tak-pakai-helm?page=all

You may also like...

Popular Posts