Kasat Lantas Polres Bulungan, IPTU Mario Pangihutan Sirait, STK.,SIK. (FOTO : HERDIYANTO/BENUANTA)

ETLE Belum Bisa Direalisasikan, Ketersedian Sarpras Jadi Faktornya

BULUNGAN – Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang dicanangkan Korlantas Polri untuk diterapkan secara nasional cukup sulit direalisasikan di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya di Kabupaten Bulungan.

Hal tersebut disebabkan terbatasnya sarana dan prasarana serta animo penduduk, sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk bisa direalisasikan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bulungan, IPTU Mario Pangihutan Sirait, STK., SIK menyampaikan Polres Bulungan masih menunggu dari instansi lainnya untuk bisa menerapkan tilang elektronik tersebut.

“Kita masih menunggu dari instansi lain, seperti Dishub, Jasa Raharja dan pengadilan untuk penerapan E-Tilang itu. Kita meninjau dari animo penduduk dan kondisi jalan yang masih dibilang sepi, jadi untuk penerapan E-Tilang tersebut bisa dibilang masih belum efektif,” ujar Kasat Lantas Polres Bulungan, Mario Pangihutan Sirait,STK,SIK kepada benuanta.co.id, Senin (7/2/2022).

Mario mengungkapkan, pengadaan perangkat untuk penerapan E-Tilang tersebut dilakukan oleh instansi pemerintah, sedangkan pihak kepolisian hanya melakukan penindakan.

“Untuk pengadaan barang-barang tersebut dari kedinasan, bukan dari kita. Kita hanya penindakan dan pemantauan. Seperti kota-kota besar yang sudah menerapkan, seperti Jakarta dan Medan,” ungkapnya.

Sampai saat ini dukungan pemerintah masih dan tetap positif untuk menerapkan E-Tilang. Pemerintah, kata dia, juga masih terus mengusahakan untuk mengadakan perangkat-perangkat yang dibutuhkan untuk penerapannya.

Mario juga berharap agar E-Tilang bisa segera diterapkan. Karena menurutnya, E-Tilang bisa sangat membantu baik masyarakat maupun kepolisian, serta bisa membantu mengurangi kecelakaan lalu lintas.

“Saya juga berharap E-Tilang ini bisa segera terealisasi. Karena dengan adanya E-Tilang ini bisa memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat untuk berlalu lintas. Dan juga, dengan adanya penindakan bisa membuat aktifitas masyarakat dalam berlalu lintas bisa jadi lebih baik,” harapnya.

“Karena adanya CCTV bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas, dan apabila ada kecelakaan kita bisa menentukan dan tahu bagaimana kronologi terjadinya kecelakaan,” tandasnya.

Sumber: https://benuanta.co.id/index.php/2022/02/07/etle-belum-bisa-direalisasikan-ketersedian-sarpras-jadi-faktornya/68235/13/59/42/

You may also like...

Popular Posts