Belum Bisa Terapkan ETLE di Kab Pasuruan, Satu Titik Harganya Segini

Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai diberlakukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Namun, penerapan tilang berbasis elektronik itu, belum bisa diterapkan di wilayah hukum Polres Pasuruan. Minimnya sarana penunjang menjadi alasan.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Lubis mengungkapkan, layanan ETLE belum bisa dijalankan di wilayah hukum Polres Pasuruan saat ini. Karena, sarana dan prasarana penunjangnya, belum tersedia.

Seperti adanya CCTV. Di beberapa jalur di Kabupaten Pasuruan, memang terpasang CCTV. Namun, CCTV yang terpasang, memiliki spesifikasi yang minim.

Sehingga kurang fokus pada target dan belum bisa untuk penerapan ETLE. “Untuk saat ini, penerapan ETLE belum bisa diterapkan di wilayah hukum Polres Pasuruan. Karena, terkendala sarana dan prasarananya,” bebernya.

Selain itu, jumlah CCTV yang terpasang, juga masih minim. Tidak semua sudut di wilayah hukum Polres Pasuruan, terpasang. Jumlahnya, tak sampai 30 titik. “Banyak sudut yang juga belum terpasang CCTV,” sambungnya.

Menurut Andhika, biaya pemasangan CCTV yang memenuhi standar untuk penerapan ETLE, terbilang mahal. Satu setnya, menghabiskan setidaknya Rp 800 juta. Biaya mahal ini, yang menjadi kendala dalam memperbanyak sebaran CCTV untuk menunjang ETLE.

Sumber : https://radarbromo.jawapos.com/bangil/29/03/2021/belum-bisa-terapkan-etle-di-kab-pasuruan-satu-titik-harganya-segini/

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *