Ditlantas Polda Metro Jaya Ajukan 60 Kamera E-TLE Tambahan ke Pemprov DKI Jakarta

Ditlantas Polda Metro Jaya mengajukan 60 kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) ke Pemprov DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penambahan kamera tilang elektronik yang diajukan tersebut semata mata untuk deteksi pelanggaran lalu lintas.

“Kita minta tambahan 60 (ETLE) lagi, nah kalau tambahan 60 ini disetujui tentu di Jakarta Utara pasti ada tambahan beberapa kamera lagi,” kata Sambodo, Jumat (26/3/2021).

Apabila pengajuan hibah tersebut disetujui oleh Pemprov DKI, maka Ditlantas Polda Metro Jaya akan menambah kamera ETLE di beberapa ruas jalan di Jakarta Utara.

“Mungkin di Boulevard Kelapa Gading, di Jalan Cempaka Putih, Perintis Kemerdekaan, Yos Sudarso, mungkin akan kita pasang,” ucapnya.

Sambodo menambahkan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyumbang 57 unit kamera tilang elektronik yang tersebar pada beberapa lokasi jalanan protokol di Jakarta.

Sementara hingga saat ini, Ditlantas Polda Metro Jaya telah memasang 98 kamera tilang elektronik termasuk 30 kamera mobile atau melekat pada petugas untuk memantau lalu lintas di lapangan.

Khusus di Jakarta Utara, saat ini setidaknya ada dua kamera ETLE yang semuanya terpasang di Jalan Raya Cakung Cilincing.

Adapun kamera ETLE dilengkapi teknologi sistem pengenalan wajah (face recognition) supaya bisa memudahkan kerja kepolisian dalam mengungkap identitas pengendara yang terlibat kecelakaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pengadaan 60 kamera tilang elektronik yang diajukan Polda Metro Jaya dimasukkan ke pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2021.

Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh dalam penerapan tilang elektronik ddan menyambut baik E-TLE diterapkan secara nasional sehingga para pengendara semakin tertib di jalan.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tabrak lari satu keluarga di Jalan Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Proses olah TKP dipimpin Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dengan ditemani Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar.

Sejumlah petugas membuat tanda seperti gambar orang menggunakan cat semprot dan kapur tulis bertuliskan ibu, bapak serta anak. Jarak antara korban satu dan lainnya juga diukur oleh petugas.

Sambodo menceritakan olah TKP dengan traffic accident analysis (TAA) ini merupakan yang ketiga kali untuk mencari rangkaian peristiwa sebelum, sesaat hingga sesudah kecelakaan terjadi.

“Karena pada saat olah TKP pertama dan kedua kita belum dapat CCTV-nya, sehingga kemudian kita cek ulang kembali posisi akhirnya,” kata Sambodo.

Petugas mencocokkan posisi awal dari korban maupun kendaraan yang terlibat saat peristiwa kecelakaan berlangsung. Hal itu memudahkan proses scanning alat TAA yang dibaca penyidik.

“Maka penyidik mampu melihat, mensimulasikan bagaimana terjadinya kecelakaan tersebut baik awal pada saat terjadinya dan pada saat posisi akhir,” jelas Sambodo.

Sambodo berharap dengan adanya olah TKP ketiga ini dan dengan bantuan alat TAA dapat segera mengungkap kejadian yang sebenarnya.

“Mudan-mudahan dengan TAA ini kita juga segera dapat mengungkap kecepatan dari kendaraan Mercy hitam tersebut pada saat sebelum dan pada saat terjadi laka tersebut,” tuturnya.

Apalagi TAA tersebut memiliki akurasi yang cukup baik. Pasalnya, alat serupa telah digunakan untuk penanganan kasus-kasus lainnya.

Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil dan tiga pejalan kaki terjadi di Jalan Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (21/3/2021).

Ketiga orang yang menjadi korban dan masih satu keluarga itu yakni Tonymin Salim (41), istrinya Elly (42), dan anaknya Jayden (9). Belakangan pelaku tabrak lari MRK (21) telah diamankan petugas.

Sumber : https://wartakota.tribunnews.com/2021/03/26/ditlantas-polda-metro-jaya-ajukan-60-kamera-e-tle-tambahan-ke-pemprov-dki-jakarta

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *