Tilang Elektronik di Lampung Berlaku Maret 2021, Polda Sudah Pasang Kamera Pengawas

Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Lampung akan segera menerapkan tilang elektronik di Bumi Ruwai Jurai.

Saat ini Ditlantas telah memasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan di Kota Bandar Lampung.

Polda juga akan memasang ETLE itu di Jalan Tol Trans Sumatra serta kabupaten/kota lain di Lampung.

“Ditlantas akan launcing tilang elektronik ini pada 17 Maret 2021.”

“Penerapan tilang elektronik ini akan dilakukan serentak di delapan Polda di Indonesia dan saat ini kami masih tahap persiapan,” jelas Direktur Lalulintas Polda Lampung Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan Damanik saat melakukan Sosialisasi ETLE di Kantor Ditlantas Polda Lampung, Selasa (2/2/2021).

Ia menjelaskan, ETLE sendiri sudah terpasang di lima titik di Kota Bandar Lampung. Kelima titik itu dipilih berdasarkan analisa pelanggaran lalulintas.

Adapun kelima titik ini yaitu Jalan Sultan Agung Simpang traffic light (TL) Kimaja (arah flyover Kimaja), Jalan Cut Nyak Dien Simpang TL Tamin (arah Agus Salim Bawah), Jalan Pattimura TL Begadang Resto (arah Jalan Pattimura), Jalan ZA Pagar Alam JPO UBL (dari dua Arah) dan Jalan Kartini JPO Garuda. Di lima titik ini telah dipasang kamera ETLE.

Selain lima kamera ETLE ini, terdapat pula 10 kamera pemantau, yakni di Jalan Imam Bonjol (flyover Kemiling), Jalan ZA Pagar Alam (Tugu Raden Intan), Jalan Ryacudu (simpang Airan), Jalan RE. Martadinata (Simpang Sukamaju).

Kemudian Jalan Soekarno Hatta – Simpang Jl T Ambon, Bundaran Tugu Adipura, Jalan Wolter Monginsidi (TL Gubernur), Jalan Malahayati (simpang Bank BCA), Jalan Sudirman (flyover Pahoman) dan Jalan Raden Imba Kusuma (Tugu Durian).

“ETLE ini juga akan kita pasang di jalan tol. Sebab, orang sering menyalahartikan jalan tol itu sebagai jalan bebas hambatan sehingga sering disalahgunakan. Jadi banyak terjadi kecelakaan,” sebut Donny Sabardi Halomoan Damanik.

Donny menganalisa bahwa kendaraan yang menggunakan JTTS selalu melanggar batas kecepatan sehingga mengakibatkan kendaraan lepas kendali lalu tergelincir dan menabrak pembatas.

“Untuk itu Direktorat Lalulintas melakukan penertiban batas kecepatan dan kendaraan over load bagi pengguna kendaraan di tol dengan harapan bisa menekan kecelakaan,” tegas Donny Sabardi Halomoan Damanik.

Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung Kompol Azizal Fikri mengatakan, pihaknya telah melakukan survei di JTTS ruas Bakauheni-Terbangibesar (Bakter).

Adapun kedua ruas ini, yaitu di KM 38 jalur Bandung (dari Palembang ke Bakauheni) dan KM 54 Jalur Ambon (dari Bakauheni ke Palembang).

Fikri pun tak menampik pemasangan tilang elektronik ini berguna untuk menindak pengemudi kendaraan yang melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.

“Saat ini kami masih menerapkan speed gun untuk menindak kendaraan yang melebihi atau kurang dari batas kecepatan maksimal 100 kilometer per jam dan batas kecepatan minimal 60 kilometer per jam,” bebernya.

STNK Diblokir

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafli Yusuf Nugraha menyampaikan, cara kerja sistem ETLE dengan merekam pelangggar lalu lintas menggunakan kamera beresolusi tinggi yang telah dipasang di jalan-jalan Kota Bandar Lampung.

“Foto itu akan menjadi bukti. Sistem ETLE selanjutnya akan mengirimkan surat tilang ke alamat pelanggar berdasarkan data sesuai plat nomor kendaraan pelanggar. Surat tilang akan dikirim ke kediaman pelanggar melalui PT Pos,” terang AKP Rafli Yusuf Nugraha.

Selanjutnya pelanggar diberi waktu lima hari untuk melakukan konfirmasi, baik melalui website maupun datang langsung ke Mapolresta.

Setelah konfirmasi, pengendara diberi waktu maksimal tujuh hari untuk membayar denda tilang secara elektronik, melalui BRI Virtual Account (Briva).

Jika pelanggar tidak membayar tilang, maka STNK kendaraan akan diblokir dan tidak dapat membayar pajak kendaraan.

“Dapat dipastikan kendaraan yang tak bayar pajak dinyatakan bodong. Tapi jika ditemukan kendaraan yang dijual ke orang lain, tetapi masih menggunakan data lama, maka penyangkalan dari penerima surat tilang bisa dilakukan pada masa konfirmasi,” ujar AKP Rafli Yusuf Nugraha.

Di lain pihak, Imam, pihak Vendor, menyampaikan, ETLE adalah terobosan baru teknologi lalulintas.

“Dilihat dari sisi penilangan, ETLE ini didukung kamera berteknologi tinggi yang bisa mengidentifikasi secara otomatis serta mengklasifikasikan pelanggaran dari hasil capture,” tegasnya.

Capture tersebut diidentifikasi dan divalidasi di kantor pusat pemantauan ETLE untuk selanjutnya dikonfirmasikan kepada pelanggar.

“Jadi jangan khawatir ada kesalahan karena masih ada petugas yang memvalidasi. ETLE bukan dibangun dengan teknologi kurang memadahi, tapi dengan teknologi tinggi sehingga miss-nya kecil,” kata dia.

Pelanggaran

Polda Lampung sendiri mencatat ada penurunan angka pelanggaran lalulintas hingga akhir tahun 2020 lalu.

Pada rilis akhir 2020, pelanggaran lalulintas mengalami penurunan hingga 66.815 kasus di masa pendemi Covid-19.

Polda Lampung mencatat pelanggaran lalulintas pada tahun 2019 sebanyak 117.202 kasus sedangkan tahun 2020 sebanyak 50.387 kasus.

Adapun pelanggaran banyak dilakukan lantaran para pelanggar tidak melengkapi kendaraanya dengan surat menyurat.

Selain itu banyak ditemukan pelanggaran terhadap roda dua yang kedapatan tak menggunakan helm SNI.

Adapun para pelanggar didominasi oleh para pelajar.

Terkait penilangan elektronik atau ETLE akan diberlakukan sepenuhnya pada bulan Maret, dengan membidik beberapa kategori.

Untuk kendaraan roda empat akan ditilang apabila kendaraan melakukan pelanggaran marka dan rambu jalan, pelanggaran batas kecepatan, lawan arus, kelebihan daya angkut, terobos lampu merah, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan menggunakan ponsel saat berkendara.

Bagi kendaraan roda dua ditilang apabila melakukan pelanggaran marka dan rambu jalan, pelanggaran batas kecepatan, lawan arus, terobos lampu merah, tidak menggunakan, bonceng lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm, dan menggunakan ponsel saat berkendara.

sumber : https://lampung.tribunnews.com/2021/02/03/tilang-elektronik-di-lampung-berlaku-maret-2021-polda-sudah-pasang-kamera-pengawas

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *