Tilang Elektronik Berlaku Akhir April, Hati – Hati Memasuki Jalan Balai Kota

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara akan mulai menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Kota Medan. Dijadwalkan tilang elektronik akan diberlakukan di Medan mulai akhir April atau Mei mendatang. Pelaksanaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Kota Medan tinggal menunggu peresmian oleh Korlantas Polri.

 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Tatareda mengatakan, saat ini kepolisian sedang fokus untuk pemasangan peralatan dan sarana/ prasarana yang dibutuhkan. Seperti pemasangan kamera CCTV.

 

”Rencana dimulai kalau tidak akhir April mungkin sekitar Mei. Karena ini masih pemasangan untuk peralatan,” ujar Valentino, Selasa (20/4/2021).

 

Saat ini, sudah ada satu titik di Kota Medan yang terpasang CCTV tilang elektronik. Teepatnya di Jalan Balai Kota Medan atau kawasan Lapangan Merdeka. “Pemasangan untuk sarana dan prasarana. Rencana kita, awal satu titik di sekitar lapangan merdeka, tepatnya di depan hotel Grand Aston, Jalan balai Kota. Tentunya akan bertambah khususnya di Medan bahkan wilayah Sumut,” ujar Dirlantas.

 

Valentino menegaskan, tilang elektronik diterapkan untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Apalagi, di Sumut khususnya Medan, kasus kematian yang disebkan faktor kecelakaan masih sangat tinggi.

 

“Tujuannya untuk keamanan dan keselamatan masyarakat. Data kecelakaan ini lebih besar dari angka covid itu sendiri. kematian yang terjadi akibat kecelakaan masih tinggi di wilayah Sumut,” ujar Valentino.

 

SANKSI TEGAS

Dikatakan Kombes Pol Valentino sejumlah pelanggaran yang bisa ditangkap kamera antara lain penggunaan helm, safety belt, menggunakan handhone hingga melawan arus. “Yang bisa ditangkap adalah masalah helm, sabuk pengamanan, menggunakan handphone, melanggar marka, kemudian melawan arus. Ini bisa ditangkap kamera,” jelas Dirlantas.

 

Lebih lanjut, Valentino mengungkapkan penerapan tilang elektronik juga meningkatkan budaya tertib masyarakat dalam berlalu lintas. Hal ini menurutnya, sejalan dengan reformasi birokrasi. Sejumlah sanski juga bakal dirasakan bagi masyarakat yang melanggar tata tertib berlalu lintas. Pelanggaran itu nantinya akan tertangkap oleh kamera CCTV yang dipasang di sejumlah traffick light sekaligus merekam foto maupun video.

 

“Hukumannya seperti helm maksimal Rp.250 ribu. Semata – mata ini bukan untuk gagah – gagahan atau persulit masyarakat. Kita semua butuh untuk tertib agar tidak menimbulkan kecelakaan dari orang lain,” ujar Valentino.

 

Seperti diketahui, tlang elektornik merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi dengan menggunakan perangkat elektronik berupa kamera yang mendeteksi berbagai pelanggaran dan menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis.

 

Penerapan tilang elektronik ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran lalu lintas. Serta peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. (Joko Saputra)

Sumber : https://m.rri.co.id/medan/polhukam/hukum/1029150/tilang-elektronik-berlaku-akhir-april-hati-hati-memasuki-jalan-balai-kota

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *