Penerapan ETLE di Karanganyar Terkendala Blank Spot Area serta Obyek Bergerak

Penindakan lelanggar lalu lintas melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Karanganyar ternyata bercelah. Selain hanya terdapat satu CCTV, ternyata kamera itu tak dapat menangkap jelas gambar obyek bergerak seperti sepeda motor yang melanggar lampu merah. Lalu, memiliki blank spot area alias penghalang. Kendala lainnya adalah keterbatasan pengamatan operator manusia.

Berbagai kendala itu dialami operator ruang CCTV Satlantas Polres Karanganyar. Dari satu CCTV yang dipasang di simpang empat Kongan, Tasikmadu, petugas dapat menilang empat sampai lima pelanggaran. Sebenarnya potensi jauh lebih banyak namun berbagai kendala menghambatnya.

“Obyek diam memiliki gambar lebih jelas saat dibidik pelat nomornya. Tapi kalau sedang bergerak, gambarnya blur. Lalu ada blank spot. Letak CCTV ke obyek di lampu merah sekitar 10 meter. Nah, di belakang obyek itu tidak dapat diketahui apa karena terhalang. Daun dan dahan juga menghalangi sorotan CCTV,” kata Kaur Binops Satlantas Polres Karanganyar Ipda Anggoro Wahyu, Minggu (28/3/2021).

Operator di ruang CCTV mengamati sebatas kemampuannya. Satu hari dibagi beberapa sif. Saat memberi perintah ke perangkat untuk membidik pelanggar lalin, ternyata ada lainnya yang luput terbidik. Terhadap para pelanggar, Satlantas telah mengirim surat konfirmasi bentuk pelanggaran, ke alamat sesuai yang tertera pada register kendaraan. Ada 10 jenis pelanggaran lalu lintas yang ditindak via ETLE.

“Khusus untuk yang kendaraannya memakai knalpot brong, atau balapan liar, akan ditindak langsung. Tilang manual, langsung dieksekusi begitu petugas menemukan. Barang bukti bisa langsung ditahan,” jelasnya.

Untuk pelanggar yang terekam via kamera ETLE dan KOPEK, menurut Ipda Anggoro, diminta konfirmasi ke nomor yang tertera dalam surat pemberitahuan. “Jika selama tujuh hari tidak konfirmasi, akan dikirim surat lagi, hingga tiga kali. Jika tetap tidak ada konfirmasi, maka kendaraan akan diblokir. Kami berkoordinasi dengan Samsat,” katanya.

Menurut Kasatlantas AKP Suwarko , belum banyak pelanggar yang ditindak, karena unit kamera pemantau yang terpasang masih terbatas. “Ke depan, secara bertahap akan ditambah titik kameranya, sehingga pemantauan bisa lebih optimal,” tuturnya.

sumber : https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/solo/penerapan-etle-di-karanganyar-terkendala-blank-spot-area-serta-obyek-bergerak/

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *