Kasat Lantas Polresta Balikpapan Bantah Personel Lakukan Penagihan Denda Tilang Elektronik

Seorang warga Kampung Timur, Balikpapan Utara bernama Hasnia (53), belum lama ini didatangi oleh 2 orang yang mengaku Polantas Balikpapan.

Adapun maksud keduanya ialah menagih denda tilang elektronik atas kendaraan milik Hasniah.

Dirinya mencirikan dua orang tersebut berseragam membawa berkas dan map dengan simbol yang terlihat seperti milik kepolisian.

“Dua orang datang. Pakaiannya rapi dan memang bawa berkas banyak, cuma saya enggak tau berkas apa itu,” ujar Hasnia melalui sambungan telepon, Jumat (2/7/2021).

Lanjut Hasnia, entah dari mana oknum ini mengetahui data kendaraan yang ia miliki.

Ia mengatakan oknum tersebut, jika kendaraanya telah terkena elektronik tilang beberapa hari lalu.

“Saya tanya berkasnya dia enggak ngasih. Cuma ditanya-tanya aja,” jelasnya.

Alih-alih menjelaskan pelanggaran, kedua orang itu justru meminta bayaran ditempat agar denda tilang bisa diselesaikan.

Jika tidak, sambung Hasniah, kendaraan yang dimaksud akan dibawa.

“Nah, saya enggak mau karena curiga. Jadi saya suruh balik aja dia nanti pas ada anak saya pulang kerja,” tambahnya.

Dikonfrimasi pada kesempatan berbeda, Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono membantah adanya penagihan langsung seperti yang dialami Hasniah.

Sebab menurutnya, jika seseorang terkena tilang secara elektronik, maka tak ada transaksi di rumah pelanggar.

“Mekanismenya pun enggak begitu. Karena penagihan hanya lewat bank, kalau pelanggar tak membayar, kami hanya memblokir dokumen kendaraannya,” pungkas Irawan.

Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/07/02/kasat-lantas-polresta-balikpapan-bantah-personel-lakukan-penagihan-denda-tilang-elektronik

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *