Viral, Pengendara Mobil di Solo Kena Denda Tilang Elektronik Rp 1,2 Juta, Begini Penjelasan Polisi

Sebuah unggahan foto tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kawasan depan Solo Square viral di media sosial Instagram.

Satu diantaranya, akun instagram @ragamsolo.

Unggah itu menampilkan sebuah mobil merah yang pelat nomor polisinya disamarkan.

Itu sudah mendapat 363 suka hingga Selasa (27/4/2021) pukul 11.17 WIB.

Selain itu, unggahan foto dilengkapi caption sebagai berikut :

Ono sing senasib lur?

Hati-hati lur, temenku kena denda 1.250.000.- karena nyetir sambil telponan

Seminggu setelah kejadian dapat surat cinta dan bukti foto ini.

Wah padahal itu sedang telponan denganku.

Lokasi : di depan Solo Square

Kiriman : @ryojuara01

Kabar terupdate dari penerima surat : di suratnya baru peringatan, jika kena dendanya sebesar 1.250.000.

Unggahan tersebut direspon Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra.

Ia membenarkan kejadian tersebut.

“Betul,” kata Adhytiawarman kepada TribunSolo.com, Selasa (27/4/2021).

Jenis pelanggaran yang dilanggar yakni berkendara sambil memainkan handphone. Denda yang harus dibayar yakni Rp 1.250.000.

“Iya, memakai handphone saat berkendara,” ujarnya.

Surat tilang, sambung Adhytiawarman, sudah dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan.

“Kirim surat konfirmasi sesuai pelat yang tertera, nanti di situ ketahuan siapa yang bawa, baru kita berikan penilangan,” ucapnya.

Knalpot Brong Juga Ditindak

Razia kendaraan berknalpot brong dilakukan Polsek Pasar Kliwon dalam Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (24/4/2021).

Razia dilakukan sekira pukul 23.00 WIB berlokasi di Jalan DR Radjiman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Kapolsek Pasar Kliwon, Iptu Achmad Riedwan Prevoost, menyatakan dalam operasi kali ini menyita sepeda motor yang berknalpot tak sesuai standard beserta pemilik kendaraan.

“Kita kerahkan 21 personil, dan mengamankan 10 sepeda motor knalpot brong dan pengedaranya,” ungkapnya saat dikonfirmasi TribunSolo.com pada Minggu (25/4/2021).

Barang bukti sepeda motor dan knalpot diamankan beserta pengendara.

“Semua kita lakukan penyitaan sepeda motor, dan layangkan surat tilang ke pengedara,” ungkapnya.

Sekarang barang bukti diserahkan ke Satlantas Polresta Solo.

Imbas Emak-Emak Curhat

Di tempat lain,  puluhan motor berknalpot brong terjaring razia saat muda mudi ngabuburit di Alun-alun Boyolali.

Operasi tersebut dilaksanakan usai viral di sosial media warga mengeluhkan suara bising knalpot brong di sana waktu sore hari.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Angraeni mengatakan kegiatan razia tersebut menghasilkan puluhan motor berknalpot brong.

“Kami gelar razia knalpot brong di Alun-alun Boyolali dan hasilnya ada sekitar 20-an motor yang terjaring berknalpot brong,” kata dia kepada TribunSolo.com, Kamis (22/4/2021).

Lanjut, Yuli menjelaskan dari motor yang terjaring, ada motor yang tidak lengkap surat-suratnya.

Selain itu, ia mengatakan dalam operasi tersebut, masih didapati kendaraan yang tidak sesuai dengan peraturan di sepanjang jalan menuju Alun-alun Boyolali.

“Kita laksanakan dari pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, giat ini dilakukan berdasarkan adanya laporan masyarakat melalui media sosial,” ujar dia.

“Dari operasi tersebut, masih banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan yang tidak sesuai peraturan berlaku, terutama disepanjang jalan menuju Alun-alun,” pungkasnya.

Keluhkan via Medsos

Viral di media sosial curhatan warga terkait banyaknya motor yang ugal-ugalan serta knalpot bising di Alun-alun Boyolali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari TribunSolo.com, curhatan salah satu warga diunggah di akun Instagram @boyolali_info, Rabu (22/4/2021).

Dalam unggahan tersebut, menampilkan gambar berisi kata-kata yang merupakan curhatan warga.

‘Minn ini saya risih banget sama suasana sore kalo di alun-alun boyalali ya motoran ugal2an knalpotnya brisik bisa tolong itu yang bawa motor dikondisikan ‘.

Sampai Kamis, (22/4/2021), unggahan tersebut disukai 1.347 akun.

Sementara Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni mengatakan pihaknya akan lebih menggiatkan patroli di sekitar Alun-alun Boyolali .

“Kami akan giatkan patroli di sekitaran lokasi tersebut bersama rekan-rekan di unit Sabhara,” ucap Yuli kepada TribunSolo.com, Kamis (22/4/2021).

Ia menduga para pelaku tersebut sudah mengetahui waktu pihaknya melaksanakan patroli.

“Kami akan memaksimalkan giat patroli ini dengan menindak tegas kendaraan yang tak sesuai dengan apa yang berlaku,” kata dia.

sumber : https://solo.tribunnews.com/2021/04/27/viral-pengendara-mobil-di-solo-kena-denda-tilang-elektronik-rp-12-juta-begini-penjelasan-polisi

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *