Sistem Tilang Elektronik di Banjarmasin Tunggu Peluncuran ETLE Tahap Dua Nasional di Bulan Juli

Peluncuran Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tahap kedua nasional dijadwalkan dilaksanakan selepas pertengahan Tahun 2021.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono menyebutkan, ada sekitar tiga belas Polda yang akan menerapkan tilang elektronik tahap dua nasional pertengahan Bulan Juli Tahun 2021.

Meski tidak menyebut secara spesifik Polda mana saja yang akan masuk dalam peluncuran ETLE tahap dua nasional itu, namun diyakini Polda Kalsel merupakan satu di antaranya.

Pasalnya, Direktur Lalulintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), Kombes Pol Maesa Soegriwo, Minggu (27/6/2021) mengatakan, ETLE di wilayah Polda Kalsel rencananya diluncurkan Bulan Juli Tahun 2021 ini.

“Menunggu launching Bulan Juli,” kata Kombes Pol Maesa kepada

Jelang launching ETLE tahap dua nasional, pematangan terus dilakukan baik dari aspek kesiapan perangkat keras maupun perangkat lunak dalam sistem ETLE.

Dimana di wilayah Polda Kalsel, ada sejumlah titik di Ibu Kotanya yaitu Kota Banjarmasin yang akan pertamakali menerapkan ETLE.

Yaitu di persimpangan Jalan A Yani Kilometer 6, Kota Banjarmasin, Kalsel.

Sejumlah kamera canggih yang terhubung dengan sistem terintegrasi dalam ekosistem E-TLE pun sudah dipasang di titik ini.

Sementara ini, Ditlantas Polda Kalsel bersama Satlantas Polresta Jajaran terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat atas sistem tilang elektronik yang tak lama lagi akan diberlakukan.

Sejumlah jenis pelanggaran yang dapat dideteksi ETLE di antaranya menerobos lampu merah, tidak mengenakan sabuk keselamatan saat berkendara, tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, pelanggaran marka jalan (garis batas stop) hingga menggunakan ponsel saat berkendara.

Meski memanfaatkan teknologi dan sistem canggih untuk mendeteksi pelanggaran, namun pola kerja ETLE sebenarnya cukup simpel.

Kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan terekam oleh sistem dan dikonfirmasi satuan lalu lintas.

Lalu melalui nomor polisi kendaraan, data terkait kendaraan akan diketahui dan dicatat oleh sistem, selanjutnya surat tilang akan dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan.

Setelah menerima surat tilang, pemilik kendaraan bisa membayarkan denda tilang melalui bank yang telah ditunjuk.

Jika tidak, maka kendaraan akan diblokir oleh Samsat hingga denda tilang dibayarkan.

Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/06/27/sistem-tilang-elektronik-di-banjarmasin-tunggu-peluncuran-etle-tahap-dua-nasional-di-bulan-juli?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *