Resmi Berlaku di 12 Daerah, Tilang Elektronik Sasar Pelanggar Aturan Lalu Lintas

Pada umumnya, sistem tilang elektronik yang berlaku di Indonesia berupa kamera CCTV yang ditempatkan di satu titik.

Kamera yang disebut Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ini akan menangkap proses pelanggaran yang terjadi di jalan raya, kemudian surat tilangnya akan langsung diberikan kepada alamat pengendara yang melanggar.

Tetapi, baru-baru ini pihak kepolisian meluncurkan layanan baru bernama ETLE mobile.

Dengan adanya layanan ini, tilang elektronik tak lagi hanya diam. Ia bisa bergerak dan mengejar para pengendara yang melakukan pelanggaran di jalanan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NTMC PolriETLE mobile diluncurkan pada Sabtu, 20 Maret 2021 kemarin.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menjelaskan bahwa program ini merupakan perluasan jangkauan penegakan hukum di titik-titik pelanggaran lalu lintas yang belum di cover oleh ETLE Statis.

ETLE Mobile ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan daripada kebijakan bapak Kapolri menuju police five point zero.

“dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” Ujar Kapolda menjelaskan.

Untuk tahap pertama, Sebanyak tiga puluh ETLE Mobile akan dioperasionalkan di titik-titik yang rawan pelanggaran lalu lintas.

Ia akan membantu proses tilang elektronik ETLE statis yang seringkali tidak bisa menangkap para pelanggar aturan lalu lintas di daerah yang tidak memiliki kamera pengawas.

“Misalnya sering terjadi kebut-kebutan di kawasan Kemayoran, maka ETLE Mobile ini akan merapat ke titik sasaran dan akan langsung merekam pelanggaran lalu lintas yang terjadi di sana,” jelas Kapolda.

Sistem dari ETLE mobile ini akan dibagi menjadi tiga bentuk dasar. Ada ETLE body camp yang berupa kamera di tubuh anggota polisi, ada helmet camp, serta dash cam.

“Di depan saya ini ada tiga jenis ETLE Mobile, yang satu yang dilengkapi dengan body camp ini dimanfaatkan apabila berkomunikasi dengan pelanggar lalu lintas.

Kedua adalah helmet camp sehingga setiap pelanggaran lalu lintas yang terjadi mampu terekam dengan baik. Kemudian dash camp itu ada di dalam mobil,” katanya lagi.

Kamera-kamera tersebut akan mengejar para pelanggar lalu lintas yang ada di jalanan.

“Kelebihannya bisa mobile jika dibandingkan dengan ETLE statis,” katanya lagi.

sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/otomotif/pr-011651328/resmi-berlaku-di-12-daerah-tilang-elektronik-sasar-pelanggar-aturan-lalu-lintas

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *