50 Surat Tilang Elektronik Dikeluarkan, Ini Pelanggaran Paling Sering Terjadi

Pada tahap awal, tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional diterapkan di 12 Polda. Salah satu wilayah yang sudah memulai melakukan penindakan atas pelanggaran lalu lintas yakni Polda Banten.

Menurut data Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Hamdani, pelanggar lalu lintas didominasi oleh pengemudi mobil. Polda Banden sudah mengantongi 50 pelanggar per Jumat (2/4/2021) lantaran tak memakai seatbelt saat berkendara.

“Kemarin kita sudah kirim kurang lebih sekitar 50 surat tilang elektronik bagi pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman (seatbelt). Sementara ini tidak ada pelanggaran dari pengguna sepeda motor,” terangnya.

Hamdani melanjutkan, para pelanggar tersebut akan dikenai denda maksimal. “Untuk dendanya Rp 500 ribu. Makanya jangan melanggar, memang murah. Denda maksimal, tapi nanti keputusan pengadilan kita tidak tahu. Sementara dikenakan denda maksimal,” tambahnya.

Bagi para pelanggar, diimbau untuk melakukan konfirmasi dari surat yang dikirimkan petugas. Mengingat, petugas berhak melakukan blokir STNK jika pelanggar tidak menjawab konfirmasi selama tujuh hari.

“Kebanyakan safety belt. Motor sementara masih tertib, helm dipakai. Jadi motor nampaknya tertib. Tapi ini mobil masih bandel-bandel, rata-rata nggak pakai safety belt tuh,” tandasnya.

sumber : https://www.otosia.com/berita/50-surat-tilang-elektronik-dikeluarkan-ini-pelanggaran-paling-sering-terjadi.html

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *