ETLE Alias Tilang Elektronik Sudah Berlaku di Palembang, Bahkan Sudah Banyak yang Kena Tilang

Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Palembang sudah mulai diterapkan, beberapa pengendara pun mendapatkan surat cinta alias surat tilang.

Kasat Lantas Palembang, Kompol Endro Ariwibowo mengatakan saat dikonfirmasi terkait ETLE di Palembang ini merupakan program pusat.

“Iya, ETLE di Palembang sudah mulai dan sosialisasi uji coba. Sistemnya sudah mulai berjalan untuk titiknya banyak ya, antara lain di KM 5 dan di Simpang 5 DPRD Sumsel. ETLE ini merupakan program pusat,” kata Endro, Sabtu (26/6/2021).

Endro mengatakan dengan adanya ETLE di Palembang dirinya berharap masyarakat tetap tertib lalu lintas.

“Dengan adanya ETLE di Palembang ini, ya saya berharap masyarakat semakin tertib lalu lintas. Apabila masih melanggar, akan diberikan surat cinta ke rumahnya,” ujar Endro.

Masyarakat yang masih nekat melakukan pelanggaran lalu lintas maka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sumsel akan mengeluarkan surat tilang.

“Isi surat tersebut ada barcode yang bisa discan, apabila discan akan keluar video bukti pelanggaran tersebut. Mulai dari jenis motor atau mobil, platnya dan pelanggarannya apa akan dijelaskan di dalam surat tilang,” ujarnya.

Endro mengatakan launching kedua untuk ETLE di Palembang sekitar pertengahan Juli.

“Setelah launching kedua termasuk Sumsel, baru berlaku untuk penegakkan hukum ETLE-nya,” katanya.

Dia menegaskan, untuk masyarakat yang mendapat surat tilang harus segera mengurus apabila tidak segera maka kendaraan yang ditilang akan otomatis diblokir oleh sistem.

“Maksimal 6 hari untuk mengurus, kalau tidak segera maka sistem secara otomatis akan memblokir kendaraannya. Apabila diblokir maka SNTK nya mati, begitu pula plat motornya dan pada saat membayar pajak maka akan mendapatkan denda,” jelas Endro.

Ditlantas Polda Sumatra Selatan (Sumsel) telah melakukan uji coba penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Palembang mulai, Senin (1/3/2021) lalu.

Tercatat, ada sembilan titik traffic light dan juga persimpangan yang sudah dipasang kamera pemantau pelanggaran lalu lintas.

Usai satu bulan uji coba, pelanggar di ruas tersebut akan dikenakan sanksi.

“Tahap uji coba dilaksanakan pada 1 Maret 2021. Ada sembilan titik yang diterapkan. Sementara pelaksanaan secara keseluruhan dilakukan pada April,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait.

sumber : https://sumsel.tribunnews.com/2021/06/26/etle-alias-tilang-elektronik-sudah-berlaku-di-palembang-bahkan-sudah-banyak-yang-kena-tilang

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *