Video Perwira Polisi Tinju Bawahan di Polda Riau Tersebar, Rekaman CCTV Direkam Ulang, Pelaku Diburu

Sebuah video yang menayangkan seorang Perwira Polisi meninju bawahan di Polda Riau tersebar , ternyata rekaman CCTV yang direkam ulang.

Sebuah rekaman CCTV yang merekam kejadian saat Perwira Polisi meninju bawahan tersebut, merupakan dokumen milik kepolisian yang dijadikan barang bukti dalam kasus tersebut.

Namun, baru-baru ini video Perwira Polisi meninju bawahan itu tersebar dan Viral , namun bukan rekaman CCTV yang asli, melainkan rekaman CCTV yang direkam ulang menggunakan kamera handphone.

Atas kejadian itu, pelaku perekam rekaman CCTV itu pun diburu polisi karena pengambilan video dilakukan secara ilegal.

Polisi kini tengah menelusuri siapa pihak yang menyebarkan rekaman CCTV Perwira Polisi berpangkat Kompol berinisial RW, selaku Kabag Ops Satbrimob Polda Riau, yang meninju wajah bawahannnya yakni anggota pos jaga di Polda Riau yakni Bripda FZP.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan, tentang viralnya video rekaman CCTV itu, pengambilan gambar dan videonya, tentunya dilakukan secara ilegal dan itu merupakan bentuk pelanggaran.

“Akses ilegal yang dilakukan dengan merekam video dari rekaman CCTV milik Polda Riau merupakan pelanggaran serta perbuatan melawan hukum.

Ini sudah sejak awal kita lakukan penanganannya,” sebutnya pada Selasa (22/6/2021) pagi.

Lanjut mantan Kabid Humas Polda Sultra tersebut, sejak awal peristiwa pemukulan terjadi, Polda Riau sudah menanganinya sebagai kasus internal.

Termasuk memanggil para orang-orang ada dalam video serta yang mengetahui kejadian tersebut.

“Kita sekarang fokus pada penyebaran video .

Ini jelas perbuatan melawan hukum, tidak bisa ( penyebaran video ) dilakukan secara bebas. Ini melanggar UU ITE,” tegasnya.

Sementara itu, ditegaskan Sunarto, setiap anggota polisi di jajaran Polda Riau, hendaknya wajib bertindak profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pengayom masyarakat.

Termasuk di antaranya profesional dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Ia menekankan, bagi anggota Polda Riau yang tidak menjalankan tugas-tugasnya secara profesional, akan diarahkan dan dibina menuju ke arah tersebut.

“Jadi bagi anggota Polda Riau yang tidak bisa dan mampu memberikan pelayanan dengan secara baik, tentu ada sanksi menanti mereka,” sebut dia.

Kronologi

Penyebab dan kronologi lengkap terkait Perwira Polisi berpangkat Kompol meninju seorang anggota pos jaga di Polda Riau akhirnya terungkap.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com , Perwira Polisi yang memukul itu adalah Kompol RW, Kabag Ops Satbrimob Polda Riau.

Sementara yang dipukul, adalah Bripda FZP anggota Ditsamapta Polda Riau.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (26/5/2021) lalu, sekira pukul 20.10 WIB.

Awalnya, Kompol RW berangkat dari rumah dinas bersama anggotanya, Brigadir TA menuju ke Polda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.

Tujuannya adalah untuk melaksanakan apel malam gabungan, dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasi yustisi dan penyekatan jalan di wilayah Kota Pekanbaru.

Pada saat memasuki Polda Riau , posisi mobil Kompol RW berada di belakang mobil dinas Satpol PP Provinsi Riau.

Setelah kendaraan tersebut melewati pintu masuk Polda Riau , Kompol RW melihat anggota piket jaga Polda Riau melakukan pemukulan tiang portal, tepat di depan mobil dinasnya.

Melihat perbuatan anggota jaga yang tidak sopan terhadap tamu yang masuk itu, Kompol RW pun mendatangi Bripda FZP dan menanyakan kenapa tiang portal dipukul.

Bripda FZP pun menjawab, “saya kesal Komandan”.

Mendengar jawaban itu, Kompol RW emosi dan spontan melakukan pemukulan ke arah wajah Bripda FZP satu kali.

Setelah pemukulan tersebut, Kompol RW menjelaskan bahwa kehadiran Satpol PP dan dirinya ke Polda Riau adalah untuk melaksanakan perintah pimpinan, dalam rangka pelaksanaan operasi yustisi dan penyekatan jalan.

Kompol RW sempat memanggil Perwira jaga di pos, dan menjelaskan bahwa anggota piket di pintu utama, merupakan etalase Polda Riau .

Sebelum meninggalkan penjagaan, Kompol RW bertanya kepada Bripda FZP, apakah dia dongkol dan sakit hati.

Bripda FZP pun menjawab tidak.

Selanjutnya untuk membuktikannya, Kompol RW meminta Bripda FZP untuk push up.

Kompol RW juga meminta maaf atas pemukulan yang dilakukannya.

Ia pun berpesan kepada Bripda FZP supaya jangan mengulangi lagi perbuatannya.

Berikutnya, Kompol RW pun bergegas untuk menghadiri apel di lapangan Polda Riau.

Ia juga langsung melaporkan kejadian pemukulan tersebut kepada Kabag Bin Ops Ditsamapta Polda Riau, AKBP Jasamen Manurung.

Kompol RW sempat ditanyai, terkait alasannya memukul.

Kompol RW pun menjelaskan bahwa anggota piket jaga pintu masuk utama Polda Riau tidak sopan saat bertugas dalam melayani tamu yang masuk ke Polda Riau .

Kompol RW juga meminta maaf atas kejadian pemukulan tersebut kepada Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol Faried Zulkarnain.

Kabid Propam Polda Riau , Kombes Pol Gatot Sujono saat dikonfirmasi, membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Iya ( kejadian di Mako Polda Riau ),” katanya.

Disebutkan Kombes Gatot, terkait kejadian itu, pihaknya sudah melakukan proses tindak lanjut terhadap yang bersangkutan.

“Sudah kita mintai keterangan,” terang Gatot.

Saat ditanyai berdinas di mana baik Perwira Polisi berpangkat Kompol dan anggota berpangkat Bripda yang dipukul, Gatot menjawab singkat.

Namun ia tak menampik keduanya berdinas di Satker di jajaran Polda Riau .

“Satker (jajaran) Polda (Riau),” ungkapnya.

Gatot menambahkan, peristiwa itu terjadi pada bulan lalu.

“Bulan Mei,” tuturnya.

Sumber : https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/06/22/video-perwira-polisi-tinju-bawahan-di-polda-riau-tersebar-rekaman-cctv-direkam-ulang-pelaku-diburu?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *