Polda Jabar Gencar Sosialisasi dan Terapkan Sanksi Tilang Elektronik di Kota Bandung

Kota Bandung telah menerapkan e-tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sejak Selasa (23/3/2021). Selama dua hari ETLE diterapkan, sedikitnya 5.000 pelanggar lalu lintas (lalin) terekam kamera e-tilang yang dipasang di sejumlah titik persimpangan di Kota Bandung.

“Per hari ini dari kemarin, sudah ada 5.000 sekian pelanggaran dari hasil capture kamera,” kata Kanit Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar AKP Mangku Anom, Rabu (24/3/2021).

Anom menjelaskan, ribuan pelanggar lalin itu terdeteksi oleh kamera ETLE yang dipasang di 21 titik persimpangan di Kota Bandung. Rata-rata pelanggar merupakan pengendara kendaraan roda empat dan roda dua.

“Rata-rata juga sih. Ini kalau kita lihat lebih banyak mobil karena banyak terakurasi dengan baik ya, itu ter-capture dengan baik,” katanya.

Disinggung soal jenis pelanggaran, Anom menyebutkan bahwa pelanggaran yang kerap dilakukan pengendara, yakni menerobos lampu merah (traffic light).

“Paling tinggi menerobos lampu merah. Kamera kita bagus dan kita bisa capture beberapa objek sekali waktu,” katanya.

Diketahui, ETLE mulai diberlakukan di Kota Bandung, Selasa (23/3/2021) kemarin. Sebanyak 21 kamera pengawas dipasang di 21 titik persimpangan yang tersebar di Kota Bandung. Ke-21 titik persimpangan tersebut, yakni:

1. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)‎
2. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi)
3. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)
4. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir Djuanda, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong)
5. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir Djianda, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan)
6. Dimpang Surapati-Pahlawan (Jalan PHH Mustofa, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul)
7. Simpang Surapati-Pahlawan (Jalan Surapati, Sukaluyu, Kecamatan Ciebunying Kaler)
8. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung)
9. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kacapiring, Kecamatan Batununggal)
10. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong)
11. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Turangga, Kecamatan Lengkong)
12. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
13. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
14. Simpang Lima Kosambi (Jalan Sunda, Paledang, Jalan Kecamatan Lengkong)
15. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
16. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
17. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul)
18. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Cijagra, Kecamatan Lengkong)
19. Simpang Kiaracondong-Bypass (Jalan Nasional III, Kecamatan Kiaracondong)
20. Simpang Gedebage (Jalan Soekarno Hatta, Babakan Penghulu, Cinambo)
21. Cibiru (Jalan Soekarno Hatta, Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan)‎

Sumber : https://jabar.inews.id/berita/baru-2-hari-etle-berlaku-di-bandung-5000-pelanggar-lalu-lintas-terekam-kamera

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *