Fito dan Regen Belum Tahu Ada Kamera Pemantau Tilang Elektronik di Manado

Polda Sulut telah memasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di kota Manado.

Di Manado sejumlah kamera pengintai atau CCTV telah terpasang di sejumlah titik jalan.

Di Jalan Piere Tendean, CCTV dipasang di kompleks Hotel Dragon, kompleks Centro Mantos, komplex HSBC, kompleks Golden.

Di Jalan Sam Ratulangi, CCTV terpasang di kompleks BCA dan Apotek Setia II.

Kemudian di Jalan RW Mongisidi kompleks Lapangan Bantik. Lalu Jalan Tololiu Supit kompleks BPJS, Jalan Daan Mogot kompleks BRI Unit Berhikmat, dan Jalan Santiago Kompleks Pasar Tuminting.

Di Manado sejumlah kamera pengintai atau CCTV telah terpasang di sejumlah titik jalan.

Adapun pelanggaran yang dapat terdeteksi kamera ETLE, yakni menerobos lampu merah, pelanggaran marka jalan (garis stop), tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus, dan tidak menggunakan helm.

Kamera pengintai juga mengidentifikasi pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu pada kawasan/jalur tertentu, pelanggaran pajak kendaraan serta uji berkala kendaraan.

Meski begitu, ternyata masih banyak warga Kota Manado yang belum menyadari kehadiran ELelectronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik ini.

Masih banyak pengendara di beberapa lokasi yang berkendara dengan tidak patuh aturan. Mereka seenaknya saja tak pakai helm, tak pakai sabuk pengaman, ngebut serta melawan arah.

Salah satu yang belum menyadari adanya ELTE ini adalah pengendara sepeda motor bernama Fito Susanto (17).

“Belum tahu dan hanya dengar-dengar kalau ada tilang elektronik, tapi belum tahu juga dimana saja lokasinya di kota manado ini,” ucap Fito kepada tribunmanado.co.id, Kamis (10/6/2021).

Hal yang sama dikatakan oleh pengendara sepeda motor Regen Sambul (19).

“Belum tahu kalau ada kamera cctv dari kepolisian ini, dan baru dengar-dengar sama teman-teman bahwa ada CCTV,” ungkapnya.

Namun begitu, setelah mengetahui ini, Regen berjanji akan lebih berhati-hati lagi serta mematuhi aturan lalu lintas.

“Akan terus berhati-hati dan patuh aturan pastinya, jika mengendarai sepeda motor, apalagi sudah mendengar tentang adanya tilang elektronik,” terang Regen. (fis)

Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi

Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.

Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 kmĀ²

Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua

Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Sumber : https://manado.tribunnews.com/2021/06/10/fito-dan-regen-belum-tahu-ada-kamera-pemantau-tilang-elektronik-di-manado?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *