Selidiki Dugaan Penganiayaan Pengunjung Dronk Cafe Kemang, Polisi Cari Bukti Melalui CCTV

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan di Dronk Cafe Kemang, Mampang Prapatan.

Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh sekuriti kepada pengunjung Dronk Cafe Kemang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan, pihaknya sedang meminta rekaman CCTV kepada pengelola tempat hiburan malam itu.

“Lagi kita minta CCTV-nya,” kata Jimmy saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

Lewat rekaman CCTV tersebut, Jimmy berharap dapat mengungkap peristiwa sebenarnya yang terjadi di Dronk Cafe Kemang.

“Jadi kita minta CCTV dulu untuk tahu lukanya luka apa. Apa benar itu ada pukulan kah, dorongan kah, atau kah mungkin sebab lain, kita belum tahu. Kita pastikan dulu,” tutur dia.

Sejauh ini polisi telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk pengunjung yang melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini.

“Terlapornya kan belum tahu kita, belum jelas,” ujar Jimmy.

Jimmy menyebut peristiwa itu terjadi sekitar satu pekan lalu, tepatnya pada 1 Juni 2021 sekira pukul 20.00 WIB.

Ia menjelaskan, dugaan penganiayaan itu bermula saat pengunjung dan sekuriti Dronk Cafe Kemang terlibat selisih paham.

“Katanya ada sih yang dibilang ada sedikit dorongan lah atau apa lah. Lagi kita lidik (penyelidikan),” ujar dia.

Berdasarkan laporan polisi, pelapor mengaku mengalami luka. Namun, polisi belum bisa memastikan luka tersebut merupakan bekas penganiayaan.

“Kalau dari laporannya ya ada luka sedikit. Cuma kan kita nggak tahu itu luka kenapa,” ucap Jimmy.

Di sisi lain, Jimmy memastikan laporan pengunjung yang diduga menjadi korban penganiayaan sudah diproses. Polisi juga telah mendatangi Dronk Cafe Kemang pada Senin (6/6/2021) lalu.

“Kemarin itu anggota suruh datang ke lokasi buat kroscek,” kata dia.

Pada 31 Januari 2021 lalu, polisi bersama Satpol PP pernah menggerebek Dronk Cafe Kemang.

Saat itu petugas menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan di tempat hiburan malam tersebut. Orang-orang berkerumun tanpa memakai masker dan tidak menjaga jarak.

“Untuk di diskotek Dronk, tim menemukan tempat hiburan itu masih membandel karena masih buka di atas jam 20.00 WIB,” kata Camat Mampang Prapatan Djaharudin saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021).

Padahal, lanjut Djaharudin, petugas sudah memperingati pengelola diskotek ketika sedang melakukan patroli.

Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pengunjung diskotik Dronk Cafe Kemang yang membawa narkoba jenis tembakau gorilla.

“Pengunjung yang membawa narkoba sudah diamankan ke Polda Metro Jaya,” ujar Djaharudin.

Setelah menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan, polisi dan Satpol PP menyegel sementara Dronk Cafe Kemang.

Sumber : https://jakarta.tribunnews.com/2021/06/09/selidiki-dugaan-penganiayaan-pengunjung-dronk-cafe-kemang-polisi-cari-bukti-melalui-cctv?page=3

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *