25 Pelanggar Terjaring Tiap Harinya Selama Penerapan Tilang Elektronik di Samarinda

Sepekan menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik secara mobile per- 1 Juni 2021 lalu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda setiap harinya menindak para pelanggar di Zona Zero Tolerance.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto saat ditemui di Mako Polresta Samarinda mengatakan, puluhan pengguna jalan ditindak pasca sepekan penerapan ETLE.

“Setiap hari 20 sampai 25 pelanggar (ditindak), untuk rincian masih kami data. Zona Zero Tolerance kan sudah jelas untuk menertibkan pelanggar lalu lintas agar kawasan itu tertib,” tuturnya tegas.

Kompol Wisnu Dian Ristanto sendiri juga mempertegas, pelaksanaan ETLE mobile ini menindak pengguna lalu lintas berdasar lima kategori pelanggaran yang sudah ditetapkan.

Namun, diharapnya dengan diterapkannya ETLE mobile, kesuksesan program ini justru pada minimnya pelanggaran lalu lintas di Zona Zero Tolerance.

“Bukan banyaknya pelanggar, bagaimana cara agar kawasan itu tertib. Tidak ingin banyak pelanggarnya, tetapi ketertibannya (berlalu lintas) targetnya,” ujarnya.

Jajarannya juga terus mengimbau secara persuasif pada pelanggar dimana yang terekam oleh kamera petugas untuk terus menaati aturan berlalu lintas.

Menyinggung terkait penambahan rambu lalu lintas yang diajukan pada Dishub Samarinda, beberapa titik dikatakan sudah terpasang.

“Di kawasan Slamet Riyadi dan Gajah Mada ada beberapa terpasang. Dan ada juga yang kita masih instens bersama rekan Dishub Samarinda, terutama rambu arah Jembatan Mahkota IV,” ucapnya.

sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/06/08/25-pelanggar-terjaring-tiap-harinya-selama-penerapan-tilang-elektronik-di-samarinda

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *