Di Mana Para Pengendara yang Kena e-Tilang Surabaya Bisa Konfirmasi?

Uji coba penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau e-tilang digelar di Surabaya. Ratusan pelanggar yang menerima surat teguran bisa melakukan konfirmasi di Posko Gakkum di Mal Pelayanan Publik Siola.

Seperti yang dilakukan salah seorang pelanggar asal Kenjeran, Surabaya, Dwi Setiawan (28). Ia datang ke Posko Gakkum untuk melakukan verifikasi setelah menerima surat teguran dari pihak kepolisian. Ia mendapat teguran setelah mobil yang dikendarai terekam kamera ETLE melakukan pelanggaran lalu lintas di Jalan Darmawangsa.

“Hari ini mengurus verifikasi karena mobil saya menerobos lampu merah. Lampu sudah merah tapi masih jalan,” kata Dwi kepada detikcom, Rabu (15/1/2020)

Dwi mengakui telah melanggar lalu lintas seperti bukti rekaman kamera ETLE yang dikirim kepolisian. Saat verifikasi, Dwi juga ditunjukkan rekaman video saat dirinya berkendara. Beruntung di masa uji coba ini, ia hanya dikasih teguran oleh pihak kepolisian.

Ia menambahkan, program ETLE yang diterapkan kepolisian sangat efektif. Menurutnya e-tilang bisa membuat warga lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas, meski tidak ada petugas yang berjaga.

“Lebih transparan, tilang melalui sistem dan sudah ada buktinya secara langsung tanpa harus ribet. Malah lebih enak,” ungkap Dwi.

Dalam proses verifikasi data kepemilikan kendaraan, Dwi merasa tidak membutuhkan waktu lama. Yakni tak lebih dari 10 menit.

“Lebih cepat, lebih detail dan informasinya lebih valid. Lebih tahu kesalahan seperti apa itu,” imbuh Dwi.

Dwi menerima surat pemberitahuan dari kepolisian melalui Kantor Pos, tiga hari setelah pelanggaran dilakukan. “Saya Minggu malam melanggar, Selasa turun suratnya,” imbuh Dwi.

Sementara BKO Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M Suud mengatakan, uji coba dilakukan mulai 4-15 Januari oleh RTMC atau Ditlantas Polda Jatim. Rata-rata, polisi mengirimkan seratus surat konfirmasi ke pelanggar per hari.

“Kenapa dibilang lembar konfirmasi, karena di situ ada lembar bentuk pelanggarannya. Kemudian mobil yang dikirim itu belum tentu pengemudinya (pemiliknya) makanya namanya lembar konfirmasi. Makanya yang mendapat surat konfirmasi diharapkan datang di pelayanan ETLE Gakkum di Siola. Di situ nanti kita akan melakukan pembuktian berupa foto maupun video yang ada di rekaman CCTV itu,” kata M Suud.

Suud menambahkan, dalam uji coba ini pihaknya masih belum memberlakukan blanko tilang. Namun saat ini blangko yang diberikan kepada masyarakat ialah bangklo teguran.

“Setelah bukti kita ambil, mereka menerima pelanggaran itu. Nanti waktu pelaksanaan ya kita tilang. Tapi selama uji coba ini kita gunakan blangko teguran. Diharapkan masyarakat yang kena blangko teguran ETLE ini, masyarakat bisa ikut bersosialisasi ke keluarganya, temannya, kerabatnya, bahwa ETLE di Surabaya bisa dilaksanakan,” pungkas M Suud.

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4860380/di-mana-para-pengendara-yang-kena-e-tilang-surabaya-bisa-konfirmasi/2

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *