Waduh, Pelanggar E-TLE di Kendal Capai 317 Orang

[Ilustrasi] Pelanggar yang terekam electronic traffic law enforcement (ETLE) saat melanggar di Kota Solo, Jumat 19 Maret 2021.(Ayosemarang/Budi Cahyono)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM — Hampir 3 bulan pelaksanaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) jumlah pelanggar yang terjaring di Kendal mencapai 317 orang. Mereka terjaring kamera pengawas ETLE di Kabupaten Kendal yang dipasang di sejumlah titik.

Pemanggilan terhadap pelanggar melalui surat pemberitahuan yang dikirimkan petugas POS sudah dilakukan.

Hasilnya, sebanyak 250 pelanggar sudah dijatuhi tilang setelah melakukan konfirmasi di pusat pelayanan ETLE Polres Kendal.

Rencananya, 250 berkas penilangan berupa bukti pembayaran dan surat tilang bakal diserahkan ke Pengadilan Negeri Kendal diteruskan ke Kejaksaan Negeri pada, Senin 31 Mei 2021.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Heri Condro Ribowo mengatakan, penyerahan berkas dari kepolisian ke Pengadilan Negeri dilakukan setelah jumlah berkas yang ditentukan mencukupi. Selanjutnya, berkas dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri untuk ditindaklanjuti.

“Rencana Senin depan baru kami serahkan sebanyak 250 berkas pelanggaran. Selain itu, pelanggar lainnya masih dalam proses pemanggilan,” tuturnya.

Menurutnya, jumlah pelanggar didominasi pengendara sepeda motor. Dengan jenis pelanggar terbanyak dikarenakan tidak memakai helm.

Jumlah pelanggar yang terekam kamera ETLE akan terus bertambah mengingat saat ini sudah terpasang kamera pengawas di beberapa titik.

Di antaranya, persimpangan ungup-ungup Weleri, Cepiring, pertigaan Ketapang, dan alun-alun Kota Kendal.

Selain itu, tim penindak pelanggaran lalu lintas mobile akan terus bergerilya memotret para pelanggar di sepanjang jalan raya Kendal.

Sasarannya adalah para pelanggar kasat mata seperti tidak memakai helm hingga melanggar rambu-rambu jalan.

Sumber : https://www.ayosemarang.com/read/2021/05/30/78057/waduh-pelanggar-e-tle-di-kendal-capai-317-orang

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.