Tilang Tak Dikonfirmasi, Kendaraan Diblokir

ZONA TERTIB: Sepanjang Jalan Slamet Riyadi ini harus tertib berlalu lintas. Segala bentuk pelanggaran akan dikenai tilang elektronik

PROKAL.CO, SAMARINDA–Terhitung 1 Juni, sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (e-TLE) akan diterapkan di Kota Tepian. Mobil dan dua motor dinas Satlantas Polresta Samarinda dipasangi perangkat elektronik, seperti kamera perekam dan mini komputer.

Perangkat yang terpasang itu terkoneksi dengan server pusat di Mapolresta Samarinda, guna merekam setiap pelanggar. E-TLE mobile ini akan dilakukan secara berkala. Lebih dulu akan berfokus pada tepian Sungai Mahakam, dari Jalan Slamet Riyadi, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Gajah Mada.

Sedangkan ruas jalan lainnya akan diterapkan setelah penerapan zero tolerance diterapkan di tiga ruas jalan tersebut. “Nanti petugas ini akan berpatroli di tepian. Jadi kalau ada parkir di badan jalan, lawan arus dan pelanggaran lainnya akan terekam dan ditilang,” jelasnya.

Rekaman pelanggaran tersebut kemudian dikirimkan bukti tilangnya kepada yang bersangkutan. Sedangkan kalau parkir sembarangan akan diselipkan kertas buat konfirmasinya,” terang Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto.

Jika pun internet di perangkat petugas terputus, bukti pelanggaran tetap akan terekam dan tersimpan. Sehingga penilangan tetap bisa dilakukan ke setiap para pelanggar.

“Kalau internetnya putus kan kameranya masih tetap merekam dan tersimpan. Jadi tetap akan terpantau setiap pelanggaran yang terjadi,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, bagi para pelanggar wajib melakukan konfirmasi. Jika tak mengindahkan pelanggaran, kendaraan bermotor akan diblokir. “Untuk waktu konfirmasinya sebenarnya dalam tiga hari, tapi karena ini baru diterapkan konfirmasinya paling lama dalam lima hari,” jelasnya.

Menurut dia, kalau tidak konfirmasi atau tidak mengurus tilangnya, kendaraan akan diblokir nomor kendaraannya di Samsat. Jadi, ketika si pelanggar mau mengurus pajak kendaraan dia akan diwajibkan dulu membayar pelanggaran sebelumnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Herwan Rifai menuturkan, seluruh jajarannya siap mendukung penindakan Satlantas Polresta Samarinda. Jika pun satuannya dipanggil untuk ikut serta menertibkan parkir liar, Herwan menyatakan siap terjun langsung.

Penerapan e-TLE mobile di sepanjang tepian Mahakam ini dianggap tepat sasaran. Sesuai perencanaan Pemkot Samarinda. Menertibkan parkir liar di bahu jalan. Bahkan, Herwan menyatakan siap mengeluarkan mobil derek jika dibutuhkan.

“Kami siap saja. Ini seusai juga dengan program Pemkot Samarinda ‘kan. Walaupun kami diminta untuk membantu kami siap saja,” tukasnya. (*/dad/kri/k8)

Sumber : https://kaltim.prokal.co/read/news/386768-tilang-tak-dikonfirmasi-kendaraan-diblokir

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.