Arus Lalu Lintas Macet akibat Traffic Light Mati, Satlantas Polresta Samarinda Buka Tutup Jalur

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kejadian mati listrik di wilayah Kaltim pada Kamis (27/5/2021) pukul 13.29 WITA, akibat gangguan pasokan tenaga listrik pada sistem Mahakam juga berdampak pada arus lalu lintas akibat traffic light yang mati di beberapa persimpangan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Pantauan di lapangan sepanjang jalur Jalan Gajah Mada hingga Jalan Slamet Riyadi, terlihat pengalihan arus lalin dilakukan jajaran personel Satlantas di empat titik persimpangan.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Dian Wisnu Ristanto mengatakan, begitu mendapat laporan adanya traffic light mati, personel Satlantas langsung diturunkan guna mengurai kemacetan.

“Beberapa persimpangan besar kami tempatkan personel, dan kami lakukan buka tutup jalur,” ucapnya, Kamis (27/5/2021) siang.

Sempat terjadi kemacetan sebelum pengaturan lalu lintas, namun hal ini tak berlangsung lama karena personel Satlantas yang datang mengatur lalulintas.

Di persimpangan kawasan Muara misalnya, barier sudah terpasang dan dua personel Polantas sudah mengatur arus lalu lintas yang padat oleh kendaraan R2 serta R4.

“Pengaturan dilakukan juga karena menjelang jam padat. Traffic light yang mati, Alhamdulillah kita sudah antisipasi,” ungkap Kompol Wisnu Dian Ristanto.

Terakhir jalur-jalur yang terdapat penumpukan kendaraan, akan diurai dan juga diarahkan ke jalur lain.

“Dan juga ada pengalihan arus di beberapa jalan untuk antisipasi kemacetan,” ujarnya.

Ada Gangguan Sistem Mahakam dari Luar

Diberitakan sebelumnya, Kamis, (27/5/2021) pukul 13.30 WITA, masyarakat Kota Samarinda dibuat kebingungan lantaran aliran listrik di rumah-rumah dan pusat perbelanjaan kota mendadak padam.

“Tiba-tiba Mbak, tadi temen saya malah terjatuh pas ekskalator mall (Mall Lembuswana Samarinda) karena pas mau naik tiba-tiba berhenti,” ucap Frida (28) salah seorang pengunjung di mall tersebut.

Lain hal dengan Mirna (36), dia mengira padamnya listrik tersebut karena adanya pemadaman listrik bergantian seperti biasanya terjadi.

“Buat kita yang di rumah tidak masalah yah. Asal tidak sampai malam saja padamnya,” kata ibu 2 anak ini.

Pemadaman ini rupanya tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga di Balikpapan, Tenggarong dan Bontang.

Manager UP2K PLN Kaltim, Rahmatan saat dikonfirmasi menuturkan, pihaknya juga belum mengetahui pasti penyebab padamnya aliran listrik tersebut.

Namun, menurutnya, hal tersebut dikarenakan adanya gangguan transmisi suplai tenaga listrik pada sistem Mahakam.

“Sistem Mahakam itu mencakup Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Namun, dibeberkannya, saat ini tim teknis dari PLN sudah melakukan tanggap cepat untuk melakukan perbaikan sistem tersebut.

“Biasanya kalau tiba-tiba begini karena ada gangguan dari luar. Kita belum bisa memastikan pasti penyebabnya namun teman-teman teknis sedang melakukan perbaikan secepat mungkin,” jelas Rahmatan.

Dia juga mengaku belum bisa memastikan kapan penormalan sistem selesai, namun pihaknya sedang berupaya yang terbaik.

“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat. Harap bersabar karena tim teknis kami sedang berupaya agar gangguan ini bisa cepat diatasi,” ucapnya.

Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/05/27/arus-lalu-lintas-macet-akibat-traffic-light-mati-satlantas-polresta-samarinda-buka-tutup-jalur?page=3

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *