Jika Pengendara Terobos Jembatan Mahakam IV Samarinda, Polisi akan Beri Sanksi Tilang

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pengendara roda dua (R2) yang masih kedapatan menerobos jalur mobil (R4) di jalur Jembatan Mahakam IV, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, nantinya akan dilakukan sanksi tilang.

Untuk saat ini upaya persuasif masih dilakukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Samarinda, guna mengedukasi para pengendara yang sengaja menerobos dan melanggar jalur Jembatan Mahakam IV tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto, Kamis (27/5/2021) hari ini.

Kami terus mengedukasi pemotor yang kedapatan melanggar (menerobos jalur R4),” sebutnya.

Upaya-upaya menekan pelanggaran lalulintas terus dilakukan, dan tentunya sikap persuasif serta edukasi terus dilakukan agar tidak terulang kejadian pengendara melawan petugas. Patroli pun juga akan terus digiatkan

“Kami akan beri peringatan (tegas) mereka agar tak lagi melakukan pelanggaran jalur, karena sangat membahayakan mereka sendiri maupun (pengendara lain) orang lain,” tegas Kompol Wisnu Dian Ristanto.

Cara persuasif, dinilai sebagai efek jera kepada pengguna jalan yang melanggar.

Sekaligus mengedukasi pengguna jalan agar lebih tertib dalam berkendara.

Dia menjanjikan, pada patroli malam rutin jajaran Unit Patwal Satlantas Polresta Samarinda juga akan terus memperingatkan dengan tegas bagi pengendara khususnya R2 yang cob menerobos jalur R4.

“Nanti ada waktunya kami akan lakukan penindakan tegas (tilang), jika masih bandel melintas di jalur khusus tersebut,” pungkasnya.

Rambu Petunjuk akan Ditambah

Berita sebelumnya. Evaluasi akan dilakukan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Samarinda, khususnya pada jalur R2 dan R4 di Jembatan Mahakam IV.

Hal ini dilakukan usai diterobos pengendara sepeda motor Sabtu (22/5/2021) malam lalu hingga terjadi cekcok hingga pengancaman pada Polantas yang bertugas.

Satlantas sendiri akan mengusulkan penambahan rambu petunjuk di sekitar jalur jembatan.

Rambu akan mempertegas pembagian jalur kendaraan R2 dan R4, seperti yang sudah berlaku sejak awal jembatan yang manghubungkan Samarinda Seberang ini dibuka.

“(Rambu petunjuk) sudah ada, namun menurut kami tetap harus ditambah dan dipasang di titik-titik perlintasan ke arah Jembatan Mahakam IV,” tegas Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman melalui Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Wisnu Dian Ristanto, Selasa (25/5/2021) hari ini.

Jembatan yang persis berada di depan markas Polresta Samarinda ini bukan tanpa masalah.

Seperti kondisi jalan penghubungnya yang mana tergenang saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Hal tersebut juga membahayakan. Nanti kami sampaikan masalah tersebut agar bisa segera ditangani,” ungkap Kompol Wisnu Dian Ristanto

Permasalahan lain yang ada pada jalur jembatan tersebut, ialah minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Kompol Wisnu Dian Ristanto menguraikan jika pengendara melintas pada malam hari di Jembatan Mahakam IV, bisa melihat sendiri bahwa di jalur jembatan masih gelap.

“Ada memang beberapa tiang LPJU, tetapi banyak yang tidak menyala. Nah ini yang kami harapkan juga bisa diperbaiki,” harapnya.

Terakhir, terkait tindakan tegas personilnya pada pengendara motor yang sengaja menerobos jalur khusus mobil.

Kompol Wisnu Dian Ristanto juga akan terus melakukan patroli sembari seluruh fasilitas pendukung, utamanya rambu petunjuk tambahan yang mempertegas jalur mobil dan motor telah terpasang.

“Sembari mempersiapkan itu, kami akan terus mengedukasi pemotor yang kedapatan melanggar,” imbuhnya.

Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/05/27/pengendara-terobos-jembatan-mahakam-iv-samarinda-polisi-akan-beri-sanksi-tilang?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *