Jadwal Penerapan Tilang Elektronik di Seluruh Kalimantan Timur, Polresta Balikpapan jadi Percontohan

PERTEMUAN – Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono beri pengarahan terkait mekanis E-TLE atau tilang elektronik di ruang TMC Polresta Balikpapan, Kalimantan Timur pada Selasa (25/5/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Sejumlah Kasat Lantas dari seluruh Polres maupun Polresta di Kalimantan Timur menyambangi Mako Polresta Balikpapan, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (25/5/2021).

Sedikitnya ada 9 Kasat Lantas yang hari ini tiba di Polresta Balikpapan guna mempelajari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik.

“Untuk kegiatan hari ini, dimulai dari tadi pagi jam 09.00 Wita, kita berikan teori tentang pengoperasian E-TLE, baik E-TLE statis maupun mobile kepada seluruh Kasat Lantas se-Kaltim,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, AKBP Bangun Isworo, Selasa (25/5/2021).

Pada pukul 11.00 Wita, usai pemberian teori, berlanjut pada pelatihan praktek pengoperasian E-TLE di ruang Traffic Monitoring Center (TMC) Polresta Balikpapan.

Disinggung soal pemberlakuan sistem elektronik di Kaltim, ia mengatakan direncanakan pada tanggal 1 Juni 2021 mendatang.

Adapun untuk pelaksanaannya, dilakukan setidaknya dengan E-TLE mobile dan statis.

Terkhusus untuk tilang elektronik statis baru tersedia di Kota Balikpapan dan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Selebihnya, mengandalkan E-TLE mobile yang melalui patroli ke ruas jalan rawan pelanggaran lalu lintas.

Untuk daerah lain yang sudah terpasang ini yang statis berada di Polresta Samarinda. Satu titik, yakni depan mall lembuswana.

“Kalau untuk polres-polres lainnya, mulai saat ini sudah diterapkan mobile E-TLE,” urai AKBP Bangun.

Ia pun menekankan bahwa tilang elektronik ini akan diberlakukan seluruh Kaltim per tanggal 1 Juni 2021.

Tujuannya agar tidak ada sentuhan langsung antara petugas dan pelanggar.

“Kedua, karena kita mempersiapkan pembangunan Ibu Kota Negara juga,” pungkasnya.

Didominasi Pelanggaran Lampu Lalu Lintas

Terhitung sejak tanggal 20 April 2021 hingga 9 Mei 2021 kemarin, Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik statis mendokumentasikan 12.960 pelanggaran lalu-lintas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hal itu diungkapkan Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono saat ditemui di area Traffic Monitoring Center (TMC) Polresta Balikpapan, Selasa (25/5/2021).

Dimana pada kurun 20 hari tersebut, pelanggaran lampu lalu-lintas jadi dominan dengan data sebanyak 8555 kasus.

“Kemudian disusul pelanggaran tidak memakai safety belt sejumlah 3264 kasus dan pelanggaran tidak menggunakan helm 1941 kasus,” urai Kompol Irawan.

Sementara itu, untuk Mobile E-TLE sendiri menangkap sedikitnya 500 pelanggaran di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan.

Lanjut Irawan, hal itu berlangsung sejak Bulan April hingga Mei 2021 dengan pelanggaran cenderung pada pelanggaran parkir di badan jalan.

“Dengan konfirmasi dari 289 pelanggar akibat terpantau mobile E-TLE,” ungkap Irawan.

Menurutnya, masyarakat yang melakukan konfirmasi itu lebih dari 50 persen.

Tentu saja masyarakat Kota Balikpapan dinilai telah memahami mekanisme pengurusannya.

Lebih lanjut, pada tahap penindakan, Kompol Irawan mengungkapkan setidaknya ada 69 pelanggar yang menerima surat tilang.

Penindakan itu dimulai dari pasca lebaran 2021, yakni Sabtu (15/5/2021) silam.

Itu sudah 48 orang melakukan pembayaran tilang, di atas 50 persen.

“Dan ini sudah cukup efektif dalam penerapan di wilayah Kota Balikpapan,” tutup pria kelahiran Sukoharjo tersebut.

Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/05/25/jadwal-penerapan-tilang-elektronik-di-seluruh-kalimantan-timur-polresta-balikpapan-jadi-percontohan?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *