Danrem 062 Tarumanegara Klaim Larangan Mudik Efektif Menahan Mobilitas dan Laju Penyebaran Covid-19

KABAR PRIANGAN – Komandan Komando Resor Militer 062/ Tarumanegara, Kolonel Inf Muhamad Muchidin mengklaim kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 dengan menerapkan pos penyekatan sangat efektif dalam menahan laju tingginya mobilitas warga.

Hal tersebut bisa terpantau dari menurunnya arus lalulintas. Mobilitas kendaraan yang melintas berkurang dan menunjukan tingkat kesadaran masyarakat sudah tinggi.

Berkurangnya kendaraan pemudik yang melintas, karena adanya penyekatan pembatasan transportasi di sejumlah titik ruas jalan.

“Saya melaksanakan kegiatan pemantauan pelaksanaan operasi penyekatan dan pengamanan yang dilakukan secara terintegrasi dari kepolisian, TNI dan pihak terkait lainnya,” kata Kolonel Inf Muhamad Muchidin saat di Pos Terpadu Penyekatan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 8 Mei 2021.

Menurutnya, pihaknya bisa melihat apakah kegiatan tersebut efektif yang dilakukan secara berjenjang. Dimana pada operasi hari ke 3 ini, terlihat arus lalu lintas berjalan lancar. Kemudian yang diperiksa bisa menunjukan keabsahan surat-surat yang dipersyaratkan, baik itu kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

Muchidin juga menghimbau kepada masyarakat sementara menunda untuk mudik. Silaturahmi bisa dilaksanakan dengan media lain, karena ini demi kesehatan dan keamanan semuanya.

“Namun bukan berarti mempersulit masyarakat, tapi ini demi kebaikan untuk semuanya,” ucapnya.

Selain itu Muchidin juga mengingatkan masyarakat terkait kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 untuk ditingkatkan lagi, baik itu penggunaan masker maupun jaga jarak. Karena fakta di lapangan, terlihat masih ada masyarakat yang mengabaikan.

“Saya mengimbau masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan, karena ini bukan untuk pemerintah semata tetapi demi kebaikan semuanya,” ujarnya.

Muchidin berharap dengan berdisiplin masyarakat, maka Pandemi Covid-19 selesai dan tidak ada lagi musibah Corona.

Adapun terkait pemudik yang sudah berada di kampung, diharapkan tidak berkeliaran, manfaatkan waktu dengan keluarga dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan ke luar.

Sehingga kemungkinan terpapar atau memaparkan ke orang lain tidak terjadi. Karena kondisi badan tidak ada yang tahu, jadi sebaiknya mengurangi aktifitas.

Pihaknya juga melakukan pemantauan hingga ke tingkat RT dan RW. Karena operasi penyekatan tidak hanya berdiri dari kepolisian dan TNI, namun bersama dengan instansi lain terlibat supaya berjalan maksimal.

Petugas terus memantau pergerakan masyarakat. Bahkan setiap desa mendirikan posko Covid-19 dan mengintensifkan koordinasi.

“Anggota memantau pergerakan masyarakat, keluar masuk, khususnya pendatang. Untuk itu larangan mudik sangatlah efektif dalam menahan laju penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Sumber : https://kabarpriangan.pikiran-rakyat.com/kabar-priangan/pr-1481891483/danrem-062-tarumanegara-klaim-larangan-mudik-efektif-menahan-mobilitas-dan-laju-penyebaran-covid-19?page=2

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *