H-4 Larangan Mudik Arus, Lalulintas Perbatasan Lubuklinggau-Bengkulu Normal

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -Empat hari menjelang diberlakukan pelarangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 arus lalu lintas diperbatasan Kota Lubuklinggau dengan Provinsi Bengkulu masih terpantau normal.

Pantauan Tribunsumsel.com di Tugu Perbatasan Lubuklinggau Kabupaten Rejang Lebong kendaraan dengan plat nomor polisi Provinsi Sumsel dan Bengkulu masih masih mendominasi melintas di jalur diperbatasan.

Belum terlihat peningkatan kendaraan melintas dengan plat nomor polisi dari luar, saat ini arus lalulintas di Kota Lubuklinggau menuju Bengkulu masih terpantau lancar.

Kondisi serupa juga terjadi menuju provinsi Jambi, kendaraan yang melintas menuju Kabupaten Musi Rawas Utara yang terlihat cukup ramai, namun masih di dominasi plat kendaraan lokal.

Heri karyawan Loket Siliwangi Antar Nusa (SAN) mengungkapkan sampai sejauh ini kondisi penumpang baik tujuan pulau Jawa mau provinsi Riau belum ada lonjakan.

“Untuk penumpang masih normal, paling banyak 6 orang perhari, bila digabung dari Bengkulu Rejang Lebong paling banyak 15 orang tujuan pulau Jawa,” ungkapnya pada wartawan, Minggu (2/4/2021).

Ia menuturkan tidak adanya lonjakan penumpang diduga disebabkan karena adanya larangan mudik dari pemerintah sehingga banyak masyarakat memilih tidak pulang kampung.

“Padahal hari ini terakhir untuk tujuan Solo, Jogja dan untuk tujuan Jakarta dan Bandung tanggal 4 Mei mendatang, sementara dari pulau Jawa ke pekan Baru melintas di Lubuklinggau tanggal 5 Mei mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, akibat larangan mudik ini untuk omzet pendapatan loket menurun drastis, karena saat ini pihak loket masih menerapkan tarif ongkos normal Rp 500 ribu sampai Solo Jogja, lalu Jakarta Rp 450 ribu dan Bandung Rp 500 ribu.

“Karena kan naiknya baru H-7 tapi ada larangan mudik itu, tidak jadi naik,
Intinya kita mengikuti aturan pemerintah setelah nanti diberlakukan larangan mudik kita akan stop sementara dan akan buka lagi sampai aturan di cabut,” ungkapnya.

Sebelumnya Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono mengungkapkan untuk pos penyekatan akan ditempatkan di Simpang Watas di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan mulai diaktifkan H-7 sebelum lebaran.

“Nanti akan kita cek satu persatu yang melintas asal dari mana kemudian tujuanya kemana, apabila ketahuan langsung kita putar balikkan, terutama yang ada indikasi akan mudik hari raya dikampungnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan tidak adak memberi tolerir kepada masyarakat yang ketahuan melakukan akal-akalan, semuanya telah diantisipasi karena polisi sudah mengetahui hal-hal semacam itu.

“Nanti kita akan cek and ricek kroscek terhadap para pengguna jalan, bila ketahuan menumpang truk
para pengendara itu langsung akan kita suruh kembali, artinya kita betul-betul selektif penyekatan tersebut,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan, untuk kendaraan yang boleh melintas di Kota Lubuklinggau pada saat terjadi penyekatan nanti hanya kendaraan barang, selain dari kendaraan barang tidak diperbolehkan.

“Yang boleh hanya kendaraan barang termasuk kendaraan sayur-sayuran dari Curup Bengkulu kita perbolehkan, sedangkan untuk taksi atau angkot tidak kita perbolehkan,” tambahnya

Sumber : https://sumsel.tribunnews.com/2021/05/02/h-4-larangan-mudik-arus-lalulintas-perbatasan-lubuklinggau-bengkulu-normal?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *