Polda Sumbar Sudah Mencatat 955 Pelanggaran ETLE Sejak Diberlakukan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik sudah diberlakukan sejak 24 Maret lalu. Dalam pelaksanaannya, Polda Sumbar mencatat 955 pelanggaran lalulintas yang dilakukan oleh pengendara. Dari 955 pelanggaran ini, rata-rata pelanggaran karena tidak memakai helm, sabuk pengaman dan berputar arah di bundaran.

“ETLE ‎ini diluncurkan secara Nasional pada 23 Maret. Di Padang, sudah dimulai pada 24 Maret sampai 6 April, saat ini masih dilakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di Sumatra Barat,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat press rilis, Kamis (29/4/2021) di Ruang Hoegeng Mapolda Sumbar.

Dijelaskan Kabid Humas,‎ setelah sosialisasi, mulai dari 6 April sampai 14 April penindakan juga telah dilakukan dari tim ETLE yang berpusat di Polresta Padang. “Kita sudah lakukan penindakan tanpa dikenakan denda tilang. Jadi, bukti penindakan telah dikirim kepada pelanggar berdasarkan nomor TNKB di kendaraan,” lanjut Satake.

Ditambahkanntya, data pelanggaran lalulintas selama sosialisasi ETLE mulai 24 Maret sampai 5 April sudah tercatat 955 berkas. Seluruh pelanggaran ini ada tujuh pelanggaran yang dikelompokan tim ETLE. Yakni, tidak memakai helm sebanyak 715 pelanggar, tidak memakai sabuk pengaman 54 pelanggar, menggunakan HP saat berkendara nihil, pelanggaran putar balik 186 pelanggar, melanggar APIL (Traffight Light) nihil, melanggar rambu atau marka jalan nihil dan terakhir melawan arus nihil.

“Jadi cuma ada tiga poin yang sering dilanggar pengendara,” paparnya.

Sementara, data pelanggaran lalulintas berupa surat konfirmasi tanpa dikenakan denda tilang ada sebanyak 598 pelanggaran, terhitung mulai 6 sampai 14 April. Rincian pelanggarannya, tidak memakai helm 332, tidak memakai safety belt 161, pelanggaran putar balik 105. “Jadi 598 pelanggaran ini telah dikonfirmasi kepada pengendaranya namun tidak diberikan denda tilang,” ujarnya.

Selain itu, kata Satake, mulai 15 April hingga saat ini, tim ETLE akan memberlakukan denda tilang kepada pengendara yang terekam melakukan pelanggaran pada sepuluh kamera pengintai yang tersebar di lima titik.

“Mulai 15 April, tim ETLE sudah memberikan 24 tilang pada 24 kendaraan. Sembilan kendaraan sudah membayar dendanya di BRI, sisanya masih proses. Sementara, ada 36 STNK yang telah diblokir karena tidak mengindahkan konfirmasi dari petugas,” tutup Satake. (*)

Sumber : https://www.harianhaluan.com/news/detail/127389/polda-sumbar-sudah-mencatat-955-pelanggaran-etle-sejak-diberlakukan

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *