Pemilik Rental Motor Kini Bisa ‘Blacklist’ Penyewa Nakal

Yanuar menunjukkan aplikasi RMI Protection yang lindungi pemilik rental motor. (Foto : Harminanto)

YOGYA, KRJOGJA.com – Para pemilik rental motor di DIY secara resmi memperkenalkan asosiasi bernama Rental Motor Indonesia (RMI) Yogyakarta, Rabu (28/04/2021) petang. Perkenalan dibarengkan dengan sosialisasi E-Tilang yang belakangan jadi isu hangat di kalangan rental, bersama Ditlantas Polda DIY.

Di DIY, RMI baru mulai digaungkan beberapa waktu terakhir dengan anggota mencapai 85 pemilik rental sampai saat ini. Secara khusus mereka berniat merangkul seluruh pemilik rental di DIY yang seturut data tercatat sekitar 140-an.

Yanuar Gajaksahda, Ketua Rental Motor Indonesia (RMI) Yogyakarta, mengatakan rata-rata tiap satu rental memiliki 10 hingga 50 sepeda motor. Dengan potensi yang ada di DIY paling tidak ada 1000 sampai 5000 motor yang bisa disewakan dengan tarif mulai Rp 50 hingga 80 ribu perhari.

Menurut Yanuar, jumlah tersebut masih sangat kurang karena hampir semua kewalahan ketika mulai masa libur panjang, termasuk di saat pandemi ini. “Kami hampir tidak terdampak meski tetap ada penurunan, berbeda dengan teman-teman rental mobil dan travel. Kami punya pasar sendiri, dominasi wisatawan yang mungkin datang dengan pribadi,” ungkapnya pada wartawan.

RMI Yogyakarta menurut Yanuar tak ingin main-main dalam menghimpun para pemilik rental motor. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi RMI Protection yang akan terhubung secara nasional, seluruh Indonesia.

Penggelapan sepeda motor rental sampai saat ini terus menjadi isu panas. Kerugian para pemilik rental tak bisa terelakkan ketika motor raib dibawa kabur para penyewa yang sering merupakan warga luar kota.

“RMI Protection ini upaya kami melindungi anggota, dengan saling jaga dari orang-orang jahat yang berniat melakukan penggelapan. Masalah ini masih terus dihadapi teman-teman di lapangan, ada penyewa yang melarikan motor dan sangat merugikan. Nah, dengan aplikasi ini kita bisa saling tahu, orang-orang yang pernah melakukan aksi itu di kota lain. Saling melindungi, jadi kalau misalnya menemui, bisa blacklist atau malah laporkan ke kepolisian,” sambung dia.

Aplikasi RMI Protection kini sudah selesai dibangun dan akan mulai resmi muncul dalam aplikasi ponsel android. “Harapannya kita dari anggota bisa saling jaga melalui aplikasi ini, siapa saja pemilik rental motor bisa bergabung,” tandas dia.

Sementara, terkait penerapan E-Tilang yang diterapkan di DIY, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, AKBP Edy Bagus meminta agar pemilik rental motor mengingatkan penyewa untuk menaati aturan lalu-lintas. Hukum menurut dia tak pandang bulu menindak setiap pelanggar di jalan raya.

“Kalau penyewanya ugal-ugalan, melakukan pelanggaran kan tentu saja yang rugi pemilik motornya karena kamera ETLE mendeteksi kendaraan dan nomor polisinya. Kami menyarankan agar ada kesepakatan antara pemilik rental dan penyewa terkait konsekuensi bila melakukan pelanggaran lalu-lintas dan terdata ETLE, karena sekali lagi aturan tersebut sudah berjalan,” tegasnya. (Fxh)

Sumber : https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/yogyakarta/pemilik-rental-motor-kini-bisa-blacklist-penyewa-nakal/

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *