Polisi Akan Jerat Pemotor Masuk Tol Angke dengan UU Lalu Lintas

Merdeka.com – Kepolisian masih menelusuri sosok perempuan yang nekat masuk ke ruas Tol Angke 1. Tindakan tersebut bisa dijerat dengan pelanggaran lalu lintas.

“Jika ketemu kami tilang dengan pasal pelanggaran rambu 287 ayat 1. Pasal lalu lintas saja,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Akmal, ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (22/4).

Sebagaimana diketahui bahwa, Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan turut memberikan sanksi kepada para pelanggar. Berikut bunyi pasal tersebut:

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.”

Akan tetapi, kata Akmal, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran di lapangan. Karena berdasarkan video yang beredar pelat nomor kendaraan tidaklah nampak jelas.

“Sementara masih ditelusuri, tim masih di lapangan. Karena nopol kurang jelas (di video),” katanya.

Sebagaimana diketahui, tampak seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor nekat menerobos Gerbang Tol (GT) Angke 1. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/4) pukul 17 sore.

Dalam video yang sempat viral itu, pengendara motor terlihat menggunakan helm, kaos lengan pendek warna biru dan celana pendek warna krem dan bahkan dengan sengaja membawa kartu elektronik tol untuk membuka gerbang otomatis tol.

“Enggak ada polisi. Gokil si ibu gokil, kirain nyasar,” ujar seorang pria dari dalam video.

Sumber : https://www.merdeka.com/jakarta/polisi-akan-jerat-pemotor-masuk-tol-angke-dengan-uu-lalu-lintas.html#

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *