Empat Titik Pos Pantau Lalu Lintas Malang Raya Tak Menjamin Keluar-Masuk Kota Batu Dibatasi

Hiruk-pikuk putusan pemerintah tentang larangan mudik, namun perjalanan ke luar kota masih dimungkinkan dengan persyaratan khusus – telah menjadi perdebatan sepanjang hari. Lebih dari itu, Ramadhan tahun 2021 ini masih menyisakan paradoks lain dengan tetap dibukanya tempat wisata di masa larangan mudik itu diterapkan. Tertanggal 6-17 Mei 2021 dengan sebuah kepanjangan tangan yang bisa diterapkan pula sebelum dan setelahnya, larangan mudik menjadi timpang dengan tempat wisata yang masih diramaikan. Hal ini juga terjadi di Kota Batu.

Tempat-tempat wisata dalam naungan Jatim Park Grup tidak mengumumkan tutup seperti halnya yang pernah terjadi tahun lalu. Libur lebaran kali ini membuka peluang bagi wisatawan setempat atau wisatawan luar Kota Batu untuk tetap bersuka-cita dalam berwisata. Seperti halnya yang dilansir PingPoint dalam liputan pemasaran Jatim Park Grup pada 16 April 2021, dikatakan bahwa penerapan harga tiket lebaran dan cuti bersama akhir Ramadhan akan disama-ratakan dengan harga tiket libur nasional. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan semangat berwisata masih digalakkan.

Agrowisata Cangar sebagaimana diliput pada waktu yang sama justru sedang menyiapkan jalur ke bukit Brakseng untuk dapat dinikmati ketika liburan nanti. Paradoks ini juga ditanggapi oleh masyarakat dengan berbagai sudut pandang.

“Polisi dan Dishub mau tutup jalan? Tinggal tutup SPBU-nya aja kan beres! Tapi nanti aku jadi susah ke Sidoarjo dan Batu juga nih kalau SPBU-nya tutup,” ungkap Syahrudin, salah satu masyarakat Kota Batu yang kini sedang bekerja di Surabaya.

“Pos Pantau lalu lintas di Sisir, Junrejo, Karanglo, dan Giripurno sudah disiagakan,” terang Rosidi, tokoh masyarakat setempat yang kami mintai keterangan soal posisi pos pantau yang didirikan di sekitar Kota Batu dan Malang.

“Asal punya dokumennya semuanya bisa keluar-masuk,” ungkap Farid, Guru di Kota Batu yang sudah mengurus semua dokumen administrasi untuk keperluan keluar-masuk Kota Batu dan Malang. Ia dan istrinya kebagian jadwal piket di sekolah masing-masing pada akhir Ramadhan dan minggu kedua lebaran.

Berbagai tanggapan itu menunjukkan bahwa prosedur keamanan di Kota Batu akan tetap dijalankan. Namun demikian, praktik di lapangan yang berhubungan dengan perjalanan keluar-masuk dan dibukanya tempat wisata masih akan mengundang animo pengunjung keluar-masuk Kota Batu.

Sumber : https://pingpoint.co.id/berita/empat-titik-pos-pantau-lalu-lintas-malang-raya-tak-menjamin-keluar-masuk-kota-batu-dibatasi/

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *