Inovasi e-TLE Pertama di Kabupaten Bekasi Berbuah Penghargaan

Foto: Polres Metro Bekasi menerima peghargaan atas terobosan tilang elektronik di Kabupaten Bekasi. (dok.istimewa)
Jakarta – Polres Metro Bekasi untuk pertama kalinya menerapkan tilang elektronik (electronic-traffic law enforcement/e-TLE) di Kabupaten Bekasi. Atas terobosan tersebut, Polres Metro Bekasi mendapatkan penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan pihaknya mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai bentuk motivasi. Ke depan, jajarannya akan terus mengembangkan sistem tilang elektronik (e-TLE) di Kabupaten Bekasi.

“Kemarin karena kita mampu membangun E-TLE sampai beroperasional baik, kita dapat penghargaan Kapolri melalui Kapolda. Penghargaan itu tujuannya untuk memotivasi kita mengembangkan E-TLE yang memang rencananya akan dikembangkan lagi,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan kepada wartawan, Sabtu (28/3/2021).

Hendra menyebut pemasangan kamera tilang elektronik di Kabupaten Bekasi akan diperluas hingga ke 9 titik. Pihaknya masih mengkaji titik mana saja yang akan dipasang kamera tilang tersebut.

“Tentunya atas dasar persetujuan dari DPR, Pemda Bekasi yang didukung anggaran. Nanti akan kita tambahkan kurang lebih 9 titik. Penentuan titik-titiknya masih dilakukan survei,” ucapnya.

Dia membeberkan fungsi pemasangan kamera di titik-titik tertentu bukan hanya digunakan untuk bidang lalu lintas saja. Tapi, kata dia, bisa juga untuk memantau kejahatan, hingga kepentingan penanganan pandemi COVID-19.

“Di situ kita bisa rekam kalau ada kerumunan, kita bisa ambil tindakan,” katanya.

Hendra menuturkan bahwa sejauh ini di Kabupaten Bekasi baru satu titik yang telah terpasang kamera tilang elektronik yakni di depan SGC Mall. Meskipun baru satu titik, tapi diyakini akan berdampak untuk ketertiban berlalu lintas masyarakat.

“Tujuan kami kenapa Bekasi ikut-ikutan E-TLE. Bekasi walaupun daerah dikatakan pinggiran Jakarta, penyanggah Jakarta, tapi ingat Bekasi ini daerah industri, sektor industri yang menopang ekonomi nasional, kurang lebih di atas 30 persen. Sehingga walaupun di pinggiran kita harus mulai berpikir tertib,” katanya.

“Walaupun hanya satu titik, tapi dampak cukup signifikan. Satu titik dia terbiasa berlalu lintas dengan baik, maka di titik lain walaupun tidak ada kameranya dia bisa berlalu lintas baik,” imbuhnya.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5511408/inovasi-e-tle-pertama-di-kabupaten-bekasi-berbuah-penghargaan?_ga=2.136263603.361446133.1618818345-315982277.1617165040

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *