Hari Pertama Uji Coba Tilang Elektronik via Patroli di Balikpapan, Polisi Kantongi 18 Pelanggar

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono menjelaskan terkait patroli tilang elektronik yang dilakukan jajarannya pada hari ini, Senin (12/4/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik akan dilaunching akhir bulan ini, tepatnya 28 April 2021. Meski begitu, bukan tak menutup kemungkinan peluang tilang elektronik bertindak.

Sebab Mobile E-TLE sudah dikerahkan untuk merekam pelanggaran lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan sejak hari ini, Senin (12/4/2021).

Diketahui, sebanyak 18 pelanggar lalu lintas di Kota Balikpapan terjaring tilang elektronik melalui petugas Polantas Balikpapan yang melaksanakan patroli.

Para pelanggar tersebut terekam kamera elektronik yang terpasang di helm petugas Satlantas Polresta Balikpapan saat melakukan patroli di ruas Jalan Jendral Sudirman, Balikpapan Kota.

“Hari ini kita melaksanakan penindakan menggunakan Mobile ETLE untuk mengurangi bersentuhan dengan pelanggar,” ucap Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono di ruang Traffic Monitoring Center Polresta Balikpapan, Senin (12/4/2021).

Dari tadi pagi, lanjut Kompol Irawan, jajarannya melaksanakan kegiatan patroli. Dimana ada 18 pelanggar yang terekam di kamera.

Para pelanggar tersebut langsung diberikan surat oleh petugas. Selanjutnya, pelanggar wajib melakukan konfirmasi.

Bisa melalui online dan juga manual dengan datang langsung ke posko ETLE di Satlantas Polresta Balikpapan.

“Sejauh ini baru ada lima pelanggar yang melakukan konfirmasi. Yang belum diberi waktu selama 10 hari, kalau tidak akan dilakukan penilangan dan pemblokiran STNK,” ungakp Kompol Irawan lagi.

Selain ETLE mobile ini, lanjut Irawan, nantinya akan ada juga ETLE statis. Yakni, kamera yang terpasang di sejumlah titik yang rawan pelanggaran.

Seperti di Simpang Plaza, Lapangan Merdeka serta simpang Beruang Madu Kota Balikpapan.

“Kita awali dengan Mobile ETLE sampai nanti launching ETLE Statis. Saat ini prangkatnya masih dipasang. Itu nanti otomatis. Ketika ada pelanggaran seperti tidak menggunakan helm dan lainnya langsung di capture oleh kamera,” ucapnya.

Tiga Titik Sepanjang Jalan Sudirman

Berita sebelumnya. Demi menunjang Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan yang akan diberlakukan zona Zero Tolerance, kamera tilang Elektronik dipasang di tiga titik di jalan ini.

Dimana pada Kamis (1/4/2021) mendatang, penerapan Zero tolerance memasuki tahap ketiga atau tahap penindakan.

“Dalam rangka mewujudkan kawasan tertib berlalu lintas zero tolerance, jajaran stake holder Kota Balikpapan telah melaksanakan rapat koordinasi,” ucap Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono, Senin (29/3/2021).

Untuk diketahui, zona zero tolerance disepakati sepanjang 5,54 kilometer terhitung dari simpang Beruang Madu hingga Simpang Jalan Kutai, Kelurahan Prapatan, Balikpapan.

Sepanjang lajur tersebut, tersedia 6 kamera yang disiagakan mengambil gambar terhadap pelanggaran lalu lintas di kawasan zona zero tolerance.

Berikut rincian lokasi kamera E-TLE yang telah disiagakan berikut jenis pelanggaran guna menunjang zona zero tolerance, di antaranya:

1. Simpang Beruang Madu (3 kamera);
– Titik kamera E-TLE dari arah Mall BSB
– Pelanggaran marka
– Pelanggaran Traffic light
– Pelanggaran Rambu berbalik arah
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggaran batas kecepatan
– Titik kamera E-TLE dari arah Jalan MT Haryono
– Pelanggaran marka
– Pelanggaran Traffic light
– Pelanggaran Rambu berbalik arah
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggaran batas kecepatan
– Titik kamera E-TLE dari arah Jalan Jenderal Sudirman
– Pelanggaran safety belt
– Pelanggaran rambu berbalik arah
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggatan batas kecepatan
– Face recognition system

2. Simpang Balikpapan Plaza (2 kamera)
– Titik kamera E-TLE dari arah Pasar Baru
– Pelanggaran safety belt
– Pelanggaran rambu berbalik arah
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggatan batas kecepatan
– Face recognition system
– Titik kamera E-TLE dari arah Mapolresta Balikpapan
– Pelanggaran marka
– Pelanggaran Traffic light
– Pelanggaran Rambu berbalik arah
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggaran batas kecepatan

3. Lapangan Merdeka (1 kamera)
– Titik kamera E-TLE yang mengarah ke Melawai atau Jalan Kutai
– Pelanggaran balap liar atau batas kecepatan
– Pelanggaran tidak menggunakan helm
– Pelanggaran safety belt
– Pelanggaran melawan arus
– Pelanggaran penggunaan ponsel saat berkendara
– Face recognition system

“Dengan adanya sistem E-TLE maka tidak ada lagi interaksi fisik antara petugas dengan pelanggar di lapangan,” terang Kompol Irawan.

Penegakkan hukum berlalu lintas tersebut, jelasnya, merupakan salah satu program prioritas Kapolri bidang transformasi teknologi kepolisian modern di era 4.0.

Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/04/12/hari-pertama-uji-coba-tilang-elektronik-via-patroli-di-balikpapan-polisi-kantongi-18-pelanggar?page=3

 

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *