Tilang Elektronik Tindak 400 Pelanggar Tiap Hari, Terbanyak Terobos Lampu Merah

PIKIRAN RAKYAT – Sistem tilang elektronik sudah diberlakukan secara masif di beberapa daerah tanah air.

Tercatat setidaknya ada 12 kota di seluruh Indonesia yang sudah menggunakan sistem ini.

Karena hal tersebut, banyak pelanggaran lalu lintas pun mulai terekam oleh tilang elektronik.

Salah satu yang terbanyak dialami oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Berdasarkan data yang dibagikan oleh pihak Ditlantas baru-baru ini, mereka mencatat setiap harinya ratusan pelanggaran lalu lintas terekam oleh kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Dari 98 kamera yang dioperasikan di seluruh Jakarta, Ditlantas mencatat adanya 400 pengendara kena tilang elektronik setiap harinya.

“Iya rata-rata 300 sampai 400 kendaraan yang ditilang per hari,” kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NTMC.

Kompol Fahri Siregar menjelaskan ada beberapa titik yang menjadi mayoritas tempat pelanggaran terjadi.

Titik-titik tersebut ada di di dekat jalan MPR/DPR, Halte Timah arah utara, daerah Slipi, dan Setiabudi.

Dari 400 tilang yang terjadi setiap harinya, pelanggaran paling sering terjadi ialah menerobos lampu merah.

Kemudian ada juga yang melanggar marka stop atau garis berhenti.

“Itu termasuk yang paling sering terjadi pelanggaran,” tutur Kompol Fahri Siregar kembali.

Hingga kini sistem tilang elektronik masih berupaya dimasifkan oleh pihak kepolisian.

Hingga awal April 2021, tercatat sebanyak 100 kamera E-TLE sudah terpasang di seluruh daerah ibukota Jakarta.***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/otomotif/pr-011722900/tilang-elektronik-tindak-400-pelanggar-tiap-hari-terbanyak-terobos-lampu-merah

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *