Penasaran Sama CCTV Tilang Elektronik? Ini Detailnya

Kamera closed circuit television (CCTV) mengawasi jalanan di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (25/4). Polda Metro Jaya melakukan pengembangan penerapaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik dengan menambah 10 kamera baru. (merdeka.com/Imam Buhori)

 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya baru saja memberlakukan tilang elektronik dengan kamera pengawas (CCTV) atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

 

Baru sebulan diberlakukan, teknologi tersebut sudah memblokir 193 kendaraan bermotor roda empat (Surat Tanda Nomor Kendaraan/ STNK) dan 258 pelanggar yang mendapatkan penetapan amar putusan atau vonis dari pengadilan.

 

Kamu pasti penasaran seperti apa CCTV yang digunakan Ditlantas Polda Metro Jaya dalam memperlakukan tilang elektronik, bukan?

 

Dahua menjadi salah satu merek yang dipercaya untuk digunakan dalam implementasi aturan baru tersebut. CCTV dari Dahua diklaim mampu mendeteksi pelat nomor kendaraan yang berjalan dengan kecepatan 80 kilometer per jam.

 

Arif Rahman, Technical Support dari PT Dahua Vision Technology Indonesia mengatakan CCTV seri ITC 231 ini bahkan bisa mengenali 250 merek kendaraan dan 8 jenis tipe kendaraan.

 

“Untuk tilang elektronik, kami menyuplai (unit CCTV) sekitar 60 persen dari total kebutuhan yang ada,” ungkap Arif melalui keterangannya, Selasa (4/12/2018).

 

Mengenai harga, Julius Hartono selaku Project & Sales Manager PT Jaring Semesta Integrasi (JSI) sebagai distributor kedua untuk perangkat Dahua di Indonesia mengungkap, bahwa harga perangkat tersebut cukup mahal.

 

“Satu unit CCTV ditambah bracket dan asesoris pendukung lainnya, bisa lebih dari Rp 40 juta,” ungkapnya.

 

Sumber : https://m.liputan6.com/tekno/read/3799016/penasaran-sama-cctv-tilang-elektronik-ini-detailnya

 

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *