Mau Tahu Kamu Melanggar ETLE atau Tidak? Berikut Langkah Mudah Cek Lewat Situs Ini

Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Kamu bisa mengetahui melanggar ETLE atau tidak melalui situs ini.

 

TRIBUNJAKARTA.COM – Kamu bisa mengetahui melanggar ETLE atau tidak melalui situs ini.

Kamu bisa mengeceknya melalaui website resmi ETLE selain dikirim surat tilang dari kepolisian.

Pihak Korlantas Polri sendiri telah resmi menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Website resmi ETLE yakni https://etle-pmj.info/id/check-data.

Masukan data yang ada di STNK seperti :
(Huruf kapital/besar semua)

1.Masukan Kendaraan
Contoh *B12345ABC* disambung tanpa jeda

2.Masukan No.Mesin

3.Masukan No.Rangka

Setelah data dimasukan dengan benar tekan CEK DATA.

Apabila ada pelanggaran maka akan keluar datanya pelanggaran ETLE.

Diberitakan sebelumnya Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara nasional mulai Selasa (23/3/2021) resmi memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Tahap awal pelaksanaan ETLE dengan menggunakan kamera khsusus yang statis dilakukan di 12 polda seluruh Indonesia.

Tilang sistem ETLE akan merekam, mencatat, mendeteksi dan memotret pelanggaran di jalan raya melalui kamera khusus.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Istiono memastikan ETLE menyasar seluruh pengguna jalan.

Sistem tilang elektronik kata dia, salah satu tujuannya mendidik masyarakat disiplin dalam berkendaraan bermotor.

‘Selain itu, meminimalisasi oknum-oknum yang melakukan pemerasan saat menilang pelanggar lalu lintas,” ujarnya, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya ada 10 jenis pelanggaran yang dikenakan tilang elektronik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yaitu:

1.Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan
2.Tidak mengenakan sabuk keselamatan
3.Mengemudi sambil mengoperasikan smartphone
4.Melanggar batas kecepatan
5.Menggunakan pelat nomor palsu
6.Berkendara melawan arus
7.Menerobos lampu merah
8.Tidak menggunakan helm
9.Berboncengan lebih dari tiga orang
10.Tidak menyalakan lampu saat siang hari untuk pengendara motor

Sistem E-TLE katanya juga bisa mendeteksi nomor polisi kendaraan dari wilayah lain.

Pengendara dari wilayah lain diminta untuk menaati aturan lalu lintas yang berlaku.

“Kamera E-TLE juga mampu menindak pelaku kejahatan di jalan raya, mengirimkan video 10 detik yang memperlihatkan sebelum, saat dan sesudah pelanggaran,” katanya.

Kamera E-TLE tambah dia dapat merekam pelanggaran lalu lintas di malam hari meskipun tidak ada petugas.

Sementara dalam hal ini Polda Metro Jaya mengoperasikan empat jenis kamera untuk ETLE, yakni speed cam, checkpoint cam, weigh in motion dan e-police.

Kamera jenis speed cam dan weigh in motion adalah dua jenis kamera dengan teknologi terbaru yang memungkinkan petugas untuk menindak pelanggaran lalu lintas.

Untuk tahap awal, Korlantas Polri mengoperasikan 244 kamera ETLE di 12 Polda. Ratusan kamera itu tersebar di Polda Metro Jaya 98 titik, Polda Riau 5 titik, Polda Jawa Timur 55 titik, Polda Jawa Tengah 10 titik.

Lalu Polda Sulawesi Selatan 16 titik, Polda Jawa Barat 21 titik, Polda Jambi 8 titik, Polda Sumatera Barat 10 titik, Polda DIY 4 titik, Polda Lampung 5 titik, Polda Sulawesi Utara 11 titik dan Polda Banten 1 titik.

Apa Itu ETLE

Mulai Maret 2021, Polri resmi memberlakukan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Sistem tilang elektronik ini berlaku di sejumlah daerah di Indonesia.

Dikutip dari korlantas.polri.go.id, ETLE adalah sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi dengan menggunakan kamera kemudian terdata secara langsung untuk menindak pelanggar lalu lintas.

Kebijakan ETLE dianggap membuat kinerja kepolisian lebih efektif.

Pasalnya, tilang tidak harus menghadirkan petugas memantau secara konvensional dan berinteraksi dengan pengendara yang melakukan pelanggaran.

Nantinya pengendara lalu lintas akan diberitahu mengenai sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan melalui surat atau notifikasi via gawai.

Masyarakat yang terciduk melakukan pelanggaran bisa membayar denda saat itu juga atau melalui sidang di pengadilan.

Penerapan ETLE juga memberikan jaminan penerapan hukum yang sama bagi semua pihak dalam lalu lintas.

Sumber : https://jakarta.tribunnews.com/2021/03/29/mau-tahu-kamu-melanggar-etle-atau-tidak-berikut-langkah-mudah-cek-lewat-situs-ini?page=all

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *