5.000 Pengendara di Jabar Kegep e-Tilang

METROPOLITAN – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat(Jabar) mencatat ada 5.000 pelanggar yang terjaring dalam program e-tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Program ini sudah berlaku sejak Selasa (23/3).

Kanit Pelanggaran Subdit Gak­kum Ditlantas Polda Jabar AKP Mangku Anom mengaku pihaknya kini tengah memproses pengiriman surat teguran tilang kepada para pelanggar. Sebab, saat ini masih dalam sosiali­sasi. ”Per hari ini sudah ada 5.000 sekian pelanggar dari hasil tangkapan kamera,” kata Mangku Anom di Bandung, Jabar, Rabu (24/3).

Menurutnya, pelanggaran yang paling banyak terjadi yakni pelanggaran menerobos lampu merah. Ia menjelaskan alat sistem tilang elektroni­kyang terpasang di persim­pangan lampu merah cukup efektif karena dapat menang­kap pelanggar di saat yang bersamaan. ”Karena kamera kami bagus dan bisa menang­kap beberapa objek sekali waktu,” ucapnya.

Anom menuturkan, surat pemberitahuan teguran tilang itu bakal dikirim melalui pe­san singkat (SMS) kepada nomor telepon yang telah terdaftar sesuai kendaraannya. Selain itu, banyak pelanggar lalu lintas juga yang dikenakan teguran karena melanggar dengan memegang ponsel ketika berkendara. Bahkan, alat sistem tilang elektronik itu bisa mendeteksi peng­guna mobil yang memegang ponsel. ”Iya itu kita bisa de­teksi mobil dan motor,” ujar­nya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo me­luncurkan program penerapan E-TLE secara nasional tahap pertama di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Selasa (23/3).

Dalam peluncuran tahap pertama ini, ada 12 kepolisian daerah dengan 244 kamera tilang elektronik yang bakal dioperasikan mulai hari ini. Menurutnya, kehadiran tilang elektronik nasional ini untuk meningkatkan program kea­manan dan keselamatan ma­syarakat di jalan raya.

Kapolri ingin masyarakat lebih waspada karena adanya E-TLE dapat memantau pe­rilaku pengendara. ”Kenapa ini kita lakukan? Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkat program keamanan, keselamatan, ketertiban, ke­lancaran lalu lintas, tentunya perlu ada upaya-upaya pe­negakan hukum agar proses pelaksanaan kegiatan para pengguna jalan betul-betul bisa disiplin, bisa mengutama­kan keselamatan dan tentunga menghargai masyarakat lain sesama pengguna jalan,” ujar kapolri dalam keterangan tertulisnya. Adapun 12 polda yang mulai menerapkan tilang elektronik yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jambi, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Ban­ten, Polda DIY, Polda Lampung, Polda Sulawesi Selatan, dan Polda Sumatera Barat.

Sumber : https://www.metropolitan.id/2021/03/5-000-pengendara-di-jabar-kegep-e-tilang/

 

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *